LS253 Multi-probe Leeb Hardness Tester

  1. LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester adalah alat uji kekerasan logam portabel dengan dukungan beberapa tipe probe untuk kebutuhan inspeksi material dan pengendalian kualitas (QA/QC).

    • Tipe probe: D, DC, DL, dan C.
    • Skala kekerasan: HL, HV, HB, HS, HRA, HRB, dan HRC, sesuai dukungan probe dan rentang konversi.
    • Fitur: Koneksi Bluetooth, konversi skala kekerasan, dan opsi pengelolaan data QC/statistik.
    • Catu daya: 2 baterai AA, sesuai informasi produk.
    • Aplikasi: Inspeksi kekerasan komponen logam, mesin, cetakan, dan komponen industri tertentu.

    Pemilihan probe harus disesuaikan dengan material, geometri, dan kondisi benda uji. Konfirmasikan spesifikasi akurasi, rentang pengukuran, serta aksesori yang termasuk dalam paket sebelum pemesanan.

KONTAK PEMESANAN

Untuk Pemesanan produk dapat melalui kontak dibawah ini :

Description

LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester adalah alat uji kekerasan logam portabel dengan sistem terpisah (split-type), yaitu unit utama dan probe impak dihubungkan melalui konektor. Instrumen ini dirancang untuk mendukung inspeksi kekerasan material logam dalam kegiatan pengendalian kualitas (QA/QC), pemeriksaan komponen, dan pemeliharaan peralatan industri.

LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester untuk pengujian kekerasan logam

Salah satu karakteristik LS253 adalah dukungan terhadap empat tipe perangkat impak, yaitu D, DC, DL, dan C. Pemilihan probe dapat disesuaikan dengan bentuk komponen, akses ke area pengujian, serta kondisi material yang akan diperiksa. Menurut spesifikasi yang diberikan, instrumen ini juga mendukung koneksi Bluetooth, konversi ke beberapa skala kekerasan, dan pengolahan data untuk kebutuhan inspeksi.

Fungsi LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester

LS253 digunakan untuk mengukur kekerasan permukaan material logam menggunakan metode Leeb. Pada metode ini, nilai kekerasan diperoleh dari respons benda uji terhadap tumbukan benda impak. Hasil pengukuran dipengaruhi oleh jenis probe, material, massa dan ketebalan benda uji, kondisi permukaan, serta cara pengujian.

Selain menampilkan hasil dalam skala Leeb (HL), LS253 mencantumkan pilihan konversi ke skala kekerasan lain, seperti Vickers (HV), Brinell (HB), Shore (HS), dan Rockwell (HRA, HRB, serta HRC). Nilai konversi sebaiknya digunakan dengan memperhatikan jenis material dan tabel konversi yang berlaku. Hasil konversi tidak selalu setara dengan pengujian langsung menggunakan metode kekerasan tersebut.

Informasi kekuatan material atau kekuatan tarik yang diperoleh melalui konversi perlu diperlakukan sebagai estimasi apabila fitur tersebut didukung oleh konfigurasi instrumen. Verifikasi rentang, jenis material, dan dasar konversinya diperlukan sebelum nilai digunakan sebagai kriteria penerimaan teknis.

Aplikasi dan material yang dapat diuji

Berdasarkan informasi produk yang tersedia, LS253 ditujukan untuk pengujian berbagai material logam, antara lain:

  • Baja dan baja cor.
  • Baja paduan dan baja tempa.
  • Baja tahan karat (stainless steel), sesuai kesesuaian metode dan rentang pengujian.
  • Besi tuang kelabu dan besi tuang nodular.
  • Paduan aluminium cor.
  • Paduan tembaga-seng, paduan tembaga-timah, dan tembaga murni.

Contoh aplikasi pengukuran meliputi:

  • Rel dan bagian mesin perkakas.
  • Sasis dan komponen otomotif.
  • Benda kerja logam berukuran besar.
  • Rongga cetakan dan area yang memerlukan akses probe tertentu.
  • Bantalan dan komponen mesin.
  • Bejana tekan dan komponen industri lainnya, sesuai prosedur inspeksi yang berlaku.
  • Mesin terpasang atau komponen rakitan yang dapat dijangkau probe.

Kesesuaian pengujian harus dinilai berdasarkan kondisi benda uji dan persyaratan inspeksi. Permukaan yang terlalu kasar, komponen terlalu tipis atau ringan, serta geometri yang tidak mendukung kontak stabil dapat memengaruhi keandalan hasil.

Pilihan probe atau impact device LS253

LS253 mencantumkan empat pilihan probe. Setiap tipe mempunyai karakteristik geometri dan penggunaan yang berbeda, sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan lokasi pengujian dan persyaratan metode.

Unit LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester dan pilihan probe impak

Tipe probe Karakteristik penggunaan
D Probe umum untuk berbagai komponen logam yang sesuai dengan metode Leeb.
DC Desain pendek yang dapat membantu pengujian pada lubang dalam atau area dengan ruang akses terbatas.
DL Desain ramping untuk membantu menjangkau alur sempit, sisi gigi, atau bagian dalam lubang tertentu.
C Ditujukan untuk kondisi pengujian tertentu, termasuk beberapa komponen kecil atau tipis dan material dengan kekerasan tinggi, apabila memenuhi persyaratan metode.

Kompatibilitas instrumen dengan suatu probe tidak otomatis berarti seluruh material dan bentuk komponen dapat diuji secara valid. Sebelum membeli, konfirmasikan probe yang termasuk dalam paket, probe opsional, serta kesesuaiannya dengan benda uji yang akan diperiksa.

Fitur utama LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester

1. Dukungan empat tipe probe impak

Unit utama dirancang untuk mendukung probe D, DC, DL, dan C. Konektor memudahkan pemasangan atau penggantian probe sesuai konfigurasi yang tersedia. Fitur ini dapat membantu pengguna menangani beberapa kebutuhan inspeksi dengan satu unit utama.

Koneksi probe pada LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester

2. Koneksi Bluetooth dan aplikasi

Informasi produk mencantumkan koneksi Bluetooth ke aplikasi ponsel untuk mendukung penyimpanan dan berbagi data hasil pengukuran. Sebelum penggunaan operasional, pastikan kompatibilitas aplikasi dengan sistem operasi ponsel, format ekspor data, dan batas penyimpanan sesuai kebutuhan dokumentasi QA/QC.

Fitur koneksi Bluetooth LS253 untuk pengelolaan data pengukuran

3. Teknologi double-coil digital

Produsen atau pemasok mencantumkan penggunaan teknologi probe double-coil digital. Teknologi ini diklaim mendukung kestabilan sinyal pengukuran dan ketahanan terhadap interferensi. Besarnya pengaruh teknologi tersebut terhadap akurasi dan repeatability tetap perlu dinilai berdasarkan spesifikasi resmi dan hasil pengujian yang terdokumentasi.

Probe LS253 dengan teknologi double-coil digital menurut informasi produk

4. Sensor arah impak

Informasi produk menyebutkan adanya sensor arah untuk membantu kompensasi pengukuran pada berbagai orientasi probe. Walaupun fitur ini dapat mendukung pengujian dengan arah impak berbeda, pengguna tetap harus mengikuti petunjuk produsen, menjaga posisi kontak yang benar, serta memperhatikan kondisi permukaan dan dukungan benda uji.

Sensor arah impak pada LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester

5. Konversi ke berbagai skala kekerasan

LS253 mencantumkan tampilan atau konversi hasil ke HL, HV, HB, HS, HRA, HRB, dan HRC. Pengguna perlu memastikan skala yang dipilih sesuai dengan material dan rentang pengukuran. Untuk laporan inspeksi, cantumkan metode pengujian, tipe probe, skala hasil, dan dasar konversi apabila hasil konversi digunakan.

6. Spesifikasi akurasi dan repeatability

Spesifikasi yang diberikan mencantumkan akurasi ±12 HL, nilai tipikal ±6 HL, serta repeatability 6 HL menurut standar pabrik. Ketiga keterangan tersebut tidak boleh dianggap sebagai ukuran yang sama. Definisi pengujian, kondisi referensi, nilai kekerasan acuan, dan metode evaluasi perlu diperiksa pada lembar data resmi sebelum dijadikan dasar penerimaan hasil.

Aksesori dan informasi fitur LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester

7. Printer termal Bluetooth opsional

Printer termal Bluetooth dicantumkan sebagai opsi untuk mencetak hasil pengukuran di lokasi. Konfirmasikan apakah printer, aplikasi, dan aksesori konektivitas termasuk dalam paket pembelian atau harus dipesan terpisah.

8. Mode QC dan statistik opsional

Informasi produk menyebutkan mode QC dan statistik yang dapat digunakan untuk membantu mengevaluasi hasil dalam suatu kelompok pengukuran. Fitur yang dicantumkan meliputi perhitungan nilai maksimum, minimum, dan rata-rata dari sembilan hasil uji terakhir serta pengaturan batas atas dan bawah. Ketersediaan dan cara kerja fitur ini perlu dikonfirmasi pada versi perangkat yang ditawarkan.

Spesifikasi LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester

Tabel berikut merangkum spesifikasi yang diberikan dalam informasi produk. Rentang skala dan klaim performa sebaiknya dicocokkan dengan datasheet resmi untuk memastikan kesesuaian dengan unit dan probe yang ditawarkan.

Model LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester
Tipe probe D, DC, DL, C
Skala kekerasan HL, HV, HB, HS, HRA, HRB, HRC; ketersediaan skala bergantung pada tipe probe dan rentang yang didukung
Resolusi 1 HL, sesuai informasi produk
Akurasi yang dicantumkan ±12 HL; nilai tipikal ±6 HL
Repeatability yang dicantumkan 6 HL, menurut keterangan standar pabrik
Layar LCD 240 × 16 dot matrix
Catu daya 2 baterai AA
Dimensi unit utama 142 × 72 × 28 mm
Dimensi probe 148 × 31 × 25 mm
Berat 247 g; konfirmasikan apakah angka ini mengacu pada unit utama atau keseluruhan perangkat
Suhu kerja -10 hingga 50 °C
Kelembapan kerja 0–85% RH, tanpa kondensasi
Konektivitas Bluetooth, sesuai konfigurasi produk

Rentang pengukuran berdasarkan tipe probe

Skala Probe D/DC Probe DL Probe C
HL 170–960 HLD 170–960 HLDL 170–960 HLC
HV 83–976 HV 194–976 HV 80–996 HV
HB 30–651 HB 140–651 HB 80–683 HB
HRC 17,6–68,5 HRC 19,8–68,5 HRC 20–69,5 HRC
HS 26,4–99,5 HS 26,4–99,5 HS 31,9–102,3 HS
HRB 13,5–100 HRB 59,6–99,6 HRB Tidak dicantumkan
HRA 60–85,8 HRA 60–85,5 HRA Tidak dicantumkan

Catatan: Rentang di atas disalin dari informasi spesifikasi yang tersedia dan belum merupakan verifikasi independen. Rentang konversi dapat dibatasi oleh jenis material, tabel konversi, serta tipe probe. Jangan menganggap semua nilai pada tabel berlaku untuk setiap material atau seluruh kondisi pengujian.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum pengujian

  • Persiapan permukaan: pastikan area uji bersih dan memenuhi persyaratan kondisi permukaan pada petunjuk penggunaan.
  • Kondisi benda uji: ketebalan, massa, kekakuan, bentuk, dan dukungan komponen dapat memengaruhi hasil. Komponen tipis atau ringan mungkin membutuhkan penanganan khusus.
  • Pemilihan probe: gunakan tipe probe yang sesuai dengan geometri dan rentang pengujian yang diperlukan.
  • Orientasi pengujian: ikuti petunjuk penggunaan dan persyaratan kompensasi arah. Jangan hanya mengandalkan sensor arah untuk mengabaikan kondisi pemasangan.
  • Pemeriksaan fungsi: lakukan pemeriksaan menggunakan blok kekerasan referensi yang sesuai dengan prosedur dan frekuensi pemeriksaan yang ditetapkan.
  • Ketertelusuran: jika hasil dipakai untuk audit atau keputusan penerimaan material, pastikan status kalibrasi, bukti ketertelusuran, dan prosedur inspeksi memenuhi persyaratan organisasi atau pelanggan.
  • Pelaporan hasil: catat tipe probe, skala yang digunakan, kondisi pengujian, dan dasar konversi bila relevan.

Perlu dibedakan antara pemeriksaan menggunakan blok referensi dan kalibrasi yang disertai sertifikat. Keberadaan blok referensi atau fitur pemeriksaan internal tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa instrumen memiliki sertifikat kalibrasi yang berlaku.

FAQ LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester

1. Apa keunggulan LS253 dibandingkan alat uji kekerasan Leeb dengan satu probe?

LS253 mencantumkan dukungan untuk probe D, DC, DL, dan C. Pilihan tersebut dapat membantu pengguna menyesuaikan probe dengan geometri komponen dan akses pengujian, selama probe yang diperlukan tersedia dan sesuai dengan benda uji.

2. Apakah LS253 dapat mengukur semua jenis logam?

Tidak dapat diasumsikan demikian. Kesesuaian pengujian bergantung pada material, rentang kekerasan, kondisi permukaan, ketebalan, massa, dan persyaratan metode. Pastikan material yang akan diuji tercakup dalam spesifikasi serta tabel konversi yang berlaku.

3. Apakah hasil HL dapat langsung dianggap sama dengan HV, HB, atau HRC?

Tidak. HL merupakan hasil metode Leeb, sedangkan HV, HB, dan HRC merujuk pada skala dari metode pengujian yang berbeda. Konversi harus mengikuti tabel yang sesuai dengan jenis material dan rentang yang relevan; hasil konversi tidak selalu identik dengan pengujian langsung.

4. Apakah printer Bluetooth sudah termasuk dalam paket LS253?

Printer termal disebut sebagai aksesori opsional dalam informasi produk. Konfirmasikan isi paket, ketersediaan printer, dan kompatibilitas aplikasi sebelum melakukan pemesanan.

5. Apakah LS253 dapat digunakan untuk kebutuhan QA/QC dan audit?

LS253 dapat dipertimbangkan untuk inspeksi kekerasan logam. Namun, penerimaan hasil untuk QA/QC atau audit harus mengikuti prosedur inspeksi yang berlaku, kesesuaian metode, persyaratan ketertelusuran, dan status kalibrasi yang dibutuhkan oleh organisasi atau pelanggan.

Kesimpulan

LS253 Multi-Probe Leeb Hardness Tester merupakan pilihan alat uji kekerasan logam portabel yang menawarkan dukungan beberapa tipe probe, pilihan skala kekerasan, dan fitur pengelolaan data menurut informasi produk. Sebelum memilih unit, cocokkan rentang kekerasan dan probe dengan material serta geometri komponen yang akan diuji. Untuk kebutuhan inspeksi yang terdokumentasi, pastikan spesifikasi resmi, isi paket, prosedur pengujian, dan persyaratan kalibrasi telah dikonfirmasi.

Pelajari juga kategori Portable Hardness Testers untuk melihat pilihan alat uji kekerasan portabel lainnya. Untuk memahami hubungan pengujian kekerasan dengan inspeksi material konstruksi dan metode NDT lainnya, kunjungi Panduan Pengujian Material Konstruksi dan NDT.

DROPSHIPER.CO.ID – SOLUSI ALAT UKUR & UJI DIGITAL TERLENGKAP

Standar Baru Presisi untuk Kebutuhan Industri Anda

Memilih alat uji kekerasan logam perlu mempertimbangkan tipe probe, rentang pengukuran, jenis material, serta kebutuhan dokumentasi inspeksi. Hubungi tim perusahaan kami untuk mendiskusikan konfigurasi LS253, ketersediaan probe, spesifikasi resmi, dan kebutuhan pengujian QA/QC Anda sebelum melakukan pemesanan.

Sampaikan jenis material, rentang kekerasan yang dibutuhkan, dan bentuk komponen agar tim perusahaan kami dapat membantu mengarahkan pemilihan probe serta memeriksa kesesuaian spesifikasi produk.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “LS253 Multi-probe Leeb Hardness Tester”

Your email address will not be published. Required fields are marked *