LS252D Leeb Hardness Tester Portabel
LS252D Leeb Hardness Tester adalah alat uji kekerasan logam portabel dengan desain terintegrasi dan impact device tipe D untuk mendukung inspeksi material serta pengendalian kualitas (QA/QC).
- Metode pengujian: Leeb, dengan probe tipe D.
- Rentang pengukuran: 170–960 HLD, sesuai spesifikasi yang dicantumkan.
- Skala konversi: HV, HB, HRC, HRB, HRA, dan HS, sesuai material serta rentang yang didukung.
- Fitur: Layar OLED 128 × 64, sensor orientasi, dan baterai lithium isi ulang.
- Dimensi: 148 × 34 × 24 mm; berat sekitar 68 g, menurut informasi produk.
- Aplikasi: Pemeriksaan kekerasan komponen logam dalam manufaktur, pemeliharaan, dan inspeksi industri.
Konfirmasikan spesifikasi akurasi, validitas konversi, dan persyaratan kalibrasi sebelum digunakan untuk keputusan penerimaan material.
KONTAK PEMESANAN
Untuk Pemesanan produk dapat melalui kontak dibawah ini :
Description
LS252D Leeb Hardness Tester adalah alat uji kekerasan logam portabel dengan desain terintegrasi yang menggabungkan unit kontrol dan perangkat impak tipe D dalam satu perangkat. Bentuknya ringkas dan ringan sehingga praktis dipertimbangkan untuk inspeksi material, pemeriksaan komponen, serta pengendalian kualitas (QA/QC) di lingkungan industri.

Menurut spesifikasi yang diberikan, LS252D menggunakan teknologi dual-coil, sensor orientasi, layar OLED, dan baterai lithium isi ulang. Instrumen ini menampilkan hasil pengujian pada skala Leeb (HL) serta mencantumkan pilihan konversi ke beberapa skala kekerasan lain, seperti Vickers (HV), Brinell (HB), Shore (HS), dan Rockwell (HRA, HRB, HRC).
Pengguna tetap perlu menyesuaikan metode pengujian dengan material, kondisi permukaan, bentuk, massa, dan ketebalan benda uji. Desain portabel tidak dengan sendirinya menjamin bahwa semua komponen dapat diuji tanpa persiapan atau pembatasan teknis.
Fungsi LS252D Leeb Hardness Tester
LS252D digunakan untuk pengujian kekerasan logam menggunakan metode Leeb. Metode ini mengukur respons benda uji terhadap tumbukan benda impak dan menghasilkan nilai kekerasan berdasarkan karakteristik tumbukan tersebut.
Instrumen ini mencantumkan skala utama Leeb (HLD) serta konversi ke HV, HB, HRC, HRB, HRA, dan HS. Ketersediaan skala konversi tidak berarti setiap material dapat dikonversi secara valid ke semua skala tersebut. Gunakan tabel konversi yang sesuai dengan material dan rentang pengukuran, serta ikuti persyaratan prosedur inspeksi.
LS252D dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan kekerasan permukaan komponen logam. Alat ini bukan pengganti metode pengujian lain yang diperlukan untuk menilai sifat material atau mendeteksi cacat internal.
Aplikasi dan material yang dapat diuji
Informasi produk mencantumkan penggunaan LS252D pada beberapa kelompok material logam, antara lain:
- Baja, baja paduan, baja cor, dan baja tahan karat.
- Besi tuang kelabu dan besi tuang nodular.
- Paduan aluminium cor.
- Paduan tembaga, termasuk kuningan dan perunggu, serta tembaga murni.
- Baja tempa.
Contoh bidang penggunaan yang dicantumkan meliputi:
- Rel dan bagian mesin perkakas.
- Sasis dan komponen otomotif.
- Benda kerja logam berukuran besar, jika kondisi dan geometri pengujian memenuhi persyaratan metode.
- Rongga cetakan atau mold cavities yang dapat dijangkau probe.
- Bantalan (bearing) dan komponen mesin.
- Bejana tekan serta komponen industri lain sesuai prosedur inspeksi.
- Mesin terpasang atau komponen rakitan yang memiliki area uji yang dapat diakses.
Kesesuaian penggunaan harus dinilai untuk setiap kondisi benda uji. Permukaan yang kasar, lapisan permukaan tertentu, komponen terlalu tipis atau ringan, serta dukungan benda uji yang kurang memadai dapat memengaruhi hasil pengukuran. Untuk material yang telah mengalami perlakuan panas atau memiliki lapisan khusus, pastikan metode dan area pengujian sesuai dengan tujuan inspeksi.
Fitur utama LS252D Leeb Hardness Tester
1. Desain terintegrasi dan portabel
LS252D menggabungkan unit utama dan impact device tipe D dalam satu perangkat. Bentuk yang menyerupai pena serta bobot sekitar 68 g menurut spesifikasi yang diberikan mendukung mobilitas saat melakukan pemeriksaan di area kerja. Pastikan bobot yang dicantumkan pada datasheet resmi sesuai dengan konfigurasi unit yang ditawarkan.

2. Teknologi dual-coil
Informasi produk menyebutkan teknologi dual-coil untuk mendukung pembacaan sinyal pengukuran. Produsen atau pemasok mencantumkan akurasi ±12 HL dengan nilai tipikal ±6 HL. Angka tersebut perlu dibaca bersama kondisi referensi, rentang kekerasan, dan prosedur pengujian yang digunakan dalam penilaian performa.

3. Sensor orientasi otomatis
LS252D mencantumkan sensor orientasi untuk membantu mengompensasi pengaruh arah impak. Fitur ini dapat mendukung pengujian pada orientasi berbeda, tetapi tidak menghilangkan seluruh pengaruh kondisi kontak, persiapan permukaan, kestabilan posisi, dan dukungan benda uji. Ikuti petunjuk penggunaan untuk setiap orientasi pengukuran.

4. Dukungan berbagai kelompok material
Informasi produk menyebutkan dukungan terhadap 10 jenis material logam bawaan. Daftar material yang tersedia pada perangkat dan dasar pemilihannya perlu dikonfirmasi melalui manual atau datasheet resmi. Pilihan material yang benar penting karena karakteristik material memengaruhi interpretasi hasil dan konversi skala kekerasan.

5. Konversi skala kekerasan
LS252D mencantumkan pilihan skala HL, HV, HB, HS, HRA, HRB, dan HRC. Konversi dapat membantu membandingkan hasil dengan kebutuhan pelaporan, tetapi tidak boleh dianggap identik dengan pengujian langsung menggunakan metode Vickers, Brinell, Shore, atau Rockwell. Pastikan material dan rentang hasil sesuai dengan tabel konversi yang berlaku.

6. Material impact device
Informasi produk menyebutkan penggunaan tungsten carbide pada bagian impact device. Klaim mengenai material, kekerasan, dan ketahanan komponen sebaiknya disesuaikan dengan dokumentasi resmi produsen. Dalam penggunaan sehari-hari, hindari benturan yang tidak diperlukan dan ikuti prosedur pemeliharaan probe.

7. Baterai lithium isi ulang melalui USB
LS252D mencantumkan baterai lithium isi ulang 3,7 V dengan kapasitas 250 mAh dan pengisian melalui USB. Informasi produk menyebutkan kemampuan lebih dari 5.000 pengukuran per pengisian penuh. Jumlah tersebut perlu diperlakukan sebagai klaim produsen atau pemasok sampai kondisi pengujian, pengaturan perangkat, dan hasil verifikasinya tersedia.

8. Fungsi kalibrasi ulang
Informasi produk mencantumkan fungsi kalibrasi ulang oleh pengguna. Prosedur ini harus mengikuti manual resmi, termasuk jenis blok referensi yang sesuai dan kriteria penerimaan hasil. Fungsi kalibrasi ulang pada perangkat tidak otomatis membuktikan bahwa instrumen memiliki sertifikat kalibrasi dari laboratorium yang kompeten.
Spesifikasi LS252D Leeb Hardness Tester
Spesifikasi berikut dirangkum dari informasi produk yang tersedia. Konfirmasikan kembali kepada pemasok sebelum menjadikan angka-angka ini sebagai persyaratan pembelian atau dasar penerimaan teknis.
| Model | LS252D Leeb Hardness Tester |
|---|---|
| Tipe impact device | D |
| Skala kekerasan | HL, HV, HB, HS, HRA, HRB, HRC |
| Rentang HLD | 170–960 HLD |
| Rentang HV | 83–976 HV |
| Rentang HB | 30–651 HB |
| Rentang HRC | 17,6–68,5 HRC |
| Rentang HS | 26,4–99,5 HS |
| Rentang HRB | 13,5–100 HRB |
| Rentang HRA | 60–85,8 HRA |
| Resolusi | 1 HL |
| Akurasi yang dicantumkan | ±12 HL; nilai tipikal ±6 HL |
| Repeatability yang dicantumkan | 6 HL, menurut informasi standar pabrik |
| Layar | OLED 128 × 64 dot matrix |
| Baterai | Lithium isi ulang 3,7 V, 250 mAh |
| Pengisian daya | USB, sesuai informasi produk |
| Dimensi | 148 × 34 × 24 mm |
| Berat | Sekitar 68 g, sesuai informasi produk |
| Suhu kerja | -10 hingga 50 °C |
| Kelembapan kerja | 0–85% RH, tanpa kondensasi |
| Suhu penyimpanan | -10 hingga 60 °C |
| Kelembapan penyimpanan | 0–85% RH, tanpa kondensasi |
Catatan teknis: Rentang HV, HB, HRC, HS, HRB, dan HRA merupakan rentang konversi yang dicantumkan dalam informasi produk. Validitasnya bergantung pada material, rentang pengukuran, dan tabel konversi yang digunakan. Resolusi 1 HL tidak sama dengan akurasi 1 HL.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum pengujian
- Kondisi permukaan: area uji harus memenuhi persyaratan kebersihan, kekasaran, dan persiapan permukaan yang ditetapkan dalam prosedur pengujian.
- Massa dan ketebalan benda uji: komponen yang tipis atau ringan mungkin memerlukan dukungan khusus agar hasil tidak terpengaruh oleh gerakan atau kelenturan benda uji.
- Pemilihan area pengukuran: hindari tepi, sudut, atau area dengan geometri yang tidak sesuai dengan petunjuk metode.
- Orientasi probe: sensor orientasi dapat membantu kompensasi, tetapi pengguna tetap harus menjaga posisi dan kontak perangkat sesuai instruksi.
- Pemeriksaan menggunakan blok referensi: lakukan pemeriksaan fungsi sesuai jadwal dan prosedur yang ditetapkan.
- Kalibrasi dan ketertelusuran: untuk keputusan penerimaan material atau kebutuhan audit, periksa persyaratan sertifikat kalibrasi dan ketertelusuran yang berlaku.
- Dokumentasi: catat skala hasil, kondisi pengujian, dan dasar konversi jika hasil akan digunakan dalam laporan inspeksi.
FAQ LS252D Leeb Hardness Tester
1. Apa keunggulan LS252D dibandingkan alat uji kekerasan Leeb berukuran besar?
LS252D menggunakan desain terintegrasi dan ringkas, dengan unit kontrol serta impact device tipe D dalam satu perangkat. Bentuk ini dapat membantu mobilitas saat inspeksi lapangan, selama benda uji dan kondisi pengujian memenuhi persyaratan metode.
2. Apakah LS252D bisa digunakan untuk semua jenis logam?
Tidak dapat diasumsikan demikian. Kesesuaian bergantung pada jenis material, rentang kekerasan, kondisi permukaan, massa, ketebalan, dan dukungan benda uji. Pastikan material yang akan diuji tercakup dalam spesifikasi resmi dan tabel konversi yang sesuai.
3. Apakah akurasi tipikal ±6 HL berarti semua pengukuran memiliki kesalahan maksimal 6 HL?
Tidak. Spesifikasi mencantumkan akurasi ±12 HL dan nilai tipikal ±6 HL. Nilai tipikal bukan jaminan bahwa setiap pengukuran berada dalam batas ±6 HL. Kondisi referensi dan definisi performa harus diperiksa pada dokumentasi resmi.
4. Apakah konversi HLD ke HRC atau HV sama dengan pengujian langsung?
Tidak. Konversi merupakan estimasi berdasarkan tabel atau hubungan empiris yang sesuai, sedangkan HRC dan HV berasal dari metode pengujian yang berbeda. Gunakan hasil konversi dengan memperhatikan material dan rentang yang berlaku.
5. Apakah fungsi kalibrasi ulang berarti LS252D sudah memiliki sertifikat kalibrasi?
Tidak. Kalibrasi ulang oleh pengguna dan sertifikat kalibrasi merupakan hal yang berbeda. Jika sertifikat diperlukan, konfirmasikan ketersediaan dokumen, ruang lingkup, dan ketertelusurannya sebelum membeli.
Kesimpulan
LS252D Leeb Hardness Tester dapat dipertimbangkan untuk pemeriksaan kekerasan permukaan logam yang membutuhkan perangkat ringkas dengan impact device tipe D. Fitur yang dicantumkan meliputi layar OLED, sensor orientasi, baterai isi ulang, serta konversi ke sejumlah skala kekerasan. Sebelum digunakan untuk keputusan teknis, pastikan kesesuaian material, kondisi benda uji, rentang pengukuran, dan persyaratan kalibrasi.
Untuk membandingkan pilihan perangkat sejenis, kunjungi kategori Portable Hardness Testers. Anda juga dapat membaca Panduan Pengujian Material Konstruksi dan NDT untuk memahami peran pengujian kekerasan dalam rangkaian inspeksi material.
DROPSHIPER.CO.ID – SOLUSI ALAT UKUR & UJI DIGITAL TERLENGKAP
Standar Baru Presisi untuk Kebutuhan Industri Anda
Memilih alat uji kekerasan logam memerlukan pertimbangan terhadap material, rentang kekerasan, kondisi permukaan, dan kebutuhan inspeksi. Hubungi tim perusahaan kami untuk mendiskusikan spesifikasi LS252D, kesesuaian aplikasi, isi paket, serta kebutuhan pengujian QA/QC Anda.
Sampaikan jenis material dan kebutuhan inspeksi Anda agar tim perusahaan kami dapat membantu meninjau kecocokan perangkat dengan aplikasi yang direncanakan.





Reviews
There are no reviews yet.