NOVOTEST UD2303 Ultrasonic Flaw Detector
NOVOTEST UD2303 adalah ultrasonic flaw detector portabel untuk membantu mendeteksi indikasi cacat internal dan melakukan inspeksi sambungan las menggunakan metode ultrasonik. Dilengkapi mode DAC, TVG, DGS, AWS, AFS, dan ASD, perangkat ini mendukung kebutuhan inspeksi material dan pengendalian mutu sesuai konfigurasi probe serta prosedur pengujian.
KONTAK PEMESANAN
Untuk Pemesanan produk dapat melalui kontak dibawah ini :
Description
NOVOTEST UD2303 Ultrasonic Flaw Detector adalah alat uji non-destruktif (NDT) yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk membantu mendeteksi indikasi cacat internal, memeriksa homogenitas material, mengukur ketebalan pada konfigurasi yang sesuai, serta melakukan inspeksi sambungan las. Perangkat ini dirancang untuk kebutuhan pemeriksaan kualitas material dalam kegiatan manufaktur, fabrikasi, pemeliharaan, dan inspeksi industri.
Dengan rentang frekuensi operasi 1–10 MHz dan berbagai mode analisis sinyal, NOVOTEST UD2303 membantu operator mengevaluasi respons ultrasonik dari benda uji. Hasil pemeriksaan perlu ditafsirkan berdasarkan jenis material, karakteristik probe, kalibrasi, geometri benda uji, dan prosedur inspeksi yang digunakan.
NOVOTEST UD2303 Ultrasonic Flaw Detector
Fungsi dan Keunggulan NOVOTEST UD2303
Dalam pengujian ultrasonik, gelombang suara berfrekuensi tinggi dipancarkan ke dalam material melalui probe. Perubahan respons gelombang, seperti pantulan dari batas material atau diskontinuitas, ditampilkan sebagai sinyal yang perlu dianalisis oleh operator. Metode ini dapat membantu menemukan indikasi seperti retakan, inklusi, dan diskontinuitas lain apabila kondisi pengujian mendukung deteksinya.
NOVOTEST UD2303 juga memiliki mode pengolahan sinyal yang membantu evaluasi indikasi selama inspeksi. Penggunaan mode dan kriteria penerimaan harus disesuaikan dengan jenis pemeriksaan, standar yang berlaku, serta kompetensi personel yang melaksanakan pengujian.
Fitur NOVOTEST UD2303 Ultrasonic Flaw Detector
- Rentang frekuensi 1–10 MHz: menyediakan pilihan frekuensi untuk berbagai kebutuhan pemeriksaan ultrasonik, sesuai karakteristik material dan probe.
- Mode DAC: membantu membandingkan amplitudo indikasi terhadap kurva Distance Amplitude Correction yang disusun berdasarkan blok referensi dan prosedur yang sesuai.
- Mode TVG: memungkinkan pengaturan penguatan terhadap waktu atau jarak untuk membantu mengompensasi perubahan amplitudo sinyal dari kedalaman yang berbeda.
- Mode DGS: mendukung evaluasi indikasi dengan pendekatan Distance Gain Size sesuai metode dan konfigurasi pengujian.
- Mode AWS: mendukung evaluasi indikasi las berdasarkan metode dan kriteria yang sesuai dengan prosedur AWS yang digunakan. Keberadaan mode ini tidak otomatis menjamin bahwa seluruh pemeriksaan telah memenuhi AWS D1.1.
- Mode AFS dan ASD: menyediakan fungsi tambahan untuk pengolahan atau pemberian indikasi sinyal sesuai kemampuan perangkat.
- Pengaturan penguatan dan averaging: membantu operator mengatur respons sinyal dan meredam variasi pembacaan melalui perataan sejumlah pengambilan sinyal.
- Alarm indikasi cacat: fungsi ASD memiliki dua zona alarm untuk membantu memberi tanda ketika respons sinyal memenuhi pengaturan yang ditentukan.
- Penyimpanan dan transfer data: perangkat mendukung pemindahan arsip hasil pengukuran ke PC melalui koneksi dan perangkat lunak yang kompatibel.
- Desain portabel: unit elektronik berbobot sekitar 500 gram sehingga praktis untuk dibawa ke area produksi, bengkel, dan lokasi inspeksi.
Aplikasi NOVOTEST UD2303 dalam Inspeksi Industri
NOVOTEST UD2303 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan pemeriksaan ultrasonik berikut, dengan pemilihan probe, kalibrasi, dan prosedur yang sesuai:
- Inspeksi sambungan las: membantu mengevaluasi indikasi diskontinuitas pada sambungan las menggunakan teknik ultrasonik yang sesuai.
- Pemeriksaan material logam: membantu mendeteksi indikasi cacat internal pada material yang memungkinkan perambatan gelombang ultrasonik.
- Pemeriksaan pipa dan komponen industri: mendukung inspeksi pada lokasi yang dapat dijangkau probe dan memenuhi persyaratan metode pengujian.
- Pengendalian mutu manufaktur: membantu pemeriksaan material selama produksi maupun pada tahap inspeksi akhir.
- Pemeliharaan aset: mendukung pemeriksaan kondisi material sebagai bagian dari program inspeksi berkala sesuai prosedur yang ditetapkan.
Hasil ultrasonik tidak boleh ditafsirkan hanya berdasarkan munculnya satu sinyal. Operator perlu membedakan respons geometri, pantulan batas material, dan indikasi diskontinuitas berdasarkan kalibrasi, teknik pemindaian, serta kriteria evaluasi yang berlaku.
Memahami Mode Pengujian Ultrasonik
Beberapa mode pada NOVOTEST UD2303 memiliki fungsi yang berbeda dan tidak dapat saling menggantikan begitu saja.
- DAC (Distance Amplitude Correction): menggunakan kurva referensi untuk membantu evaluasi amplitudo indikasi pada jarak atau kedalaman berbeda.
- TVG (Time Varied Gain): mengatur penguatan berdasarkan waktu agar perubahan amplitudo sinyal dapat dievaluasi dengan lebih terkontrol.
- DGS (Distance Gain Size): membantu mengevaluasi indikasi dengan membandingkan respons terhadap model atau referensi reflektor yang digunakan dalam metode tersebut.
- AWS: mendukung evaluasi indikasi sambungan las berdasarkan metode dan kriteria yang relevan. Prosedur, blok referensi, serta persyaratan kode tetap harus diperiksa.
- ASD (Automatic Signaling of Defects): memberikan indikasi alarm ketika sinyal memenuhi pengaturan zona yang telah ditentukan. Alarm bukan keputusan penerimaan atau penolakan otomatis tanpa evaluasi sesuai prosedur.
Spesifikasi NOVOTEST UD2303 Ultrasonic Flaw Detector
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang frekuensi operasi | 1–10 MHz |
| Rentang interval waktu yang diukur | 6–1.000 µs |
| Rentang kecepatan gelombang | 1.000–9.999 m/s |
| Kesalahan pengukuran interval waktu | Maksimum ±0,025 µs |
| Kesalahan pengukuran amplitudo sinyal | Maksimum ±0,5 dB pada rentang input penerima yang ditentukan produsen |
| Rentang penguatan pengujian | 126 dB, sesuai datasheet produsen |
| Averaging | 1–128 pengambilan |
| Rentang pengaturan TVG | 1–40 dB |
| Jumlah titik kontrol TVG | 16 titik |
| Durasi pulsa eksitasi | 0,5–12,5 µs; rentang dan pengaturan mengikuti konfigurasi perangkat |
| Rentang pemindaian | 8–250 µs; rentang lebih panjang tersedia berdasarkan pesanan khusus |
| Rentang setelan delay pemindaian | 0–1.000 µs |
| Delay prisma probe | 0–15 µs |
| Mode pengujian | DAC, TVG, DGS, AWS, AFS, ASD |
| Zona alarm ASD | Dua zona |
| Satuan pengukuran | mm, inci, dan µs sesuai mode |
| Bahasa menu | Inggris dan Rusia; opsi bahasa lain perlu dikonfirmasi |
| Dimensi unit elektronik | 165 × 90 × 50 mm |
| Catu daya | Baterai Li-ion internal |
| Waktu operasi kontinu | Minimal 8 jam sesuai spesifikasi standar |
| Suhu operasi unit elektronik | -20 hingga +40 °C |
| Kelembapan udara | Maksimum 98% pada 35 °C, sesuai keterangan produsen |
| Berat unit elektronik | Maksimum 500 gram |
Catatan spesifikasi: angka di atas mengacu pada informasi teknis produsen untuk NOVOTEST UD2303. Rentang pemindaian dalam µs tidak boleh disamakan langsung dengan ketebalan material tanpa memperhitungkan kecepatan suara, lintasan gelombang, dan konfigurasi probe. Konfirmasikan spesifikasi final, opsi, serta kelengkapan unit yang ditawarkan sebelum pembelian.
Probe, Kalibrasi, dan Persiapan Pengujian
Performa pemeriksaan ultrasonik tidak hanya bergantung pada unit elektronik. Pemilihan probe dan blok kalibrasi juga menentukan apakah metode pengujian sesuai dengan kebutuhan inspeksi.
- Probe: pilih probe lurus, sudut, elemen tunggal, atau ganda sesuai bentuk benda uji dan teknik pemeriksaan. Jenis probe yang kompatibel harus dikonfirmasi pada konfigurasi penawaran.
- Blok kalibrasi: gunakan blok referensi yang sesuai untuk mengatur kecepatan suara, delay probe, sensitivitas, dan kurva evaluasi sesuai prosedur.
- Couplant: gunakan media perangkai ultrasonik yang sesuai untuk membantu transmisi gelombang antara probe dan permukaan benda uji.
- Persiapan permukaan: pastikan area pemeriksaan dapat memberikan kontak probe yang memadai dan tidak terganggu kotoran atau kondisi permukaan yang tidak sesuai.
- Prosedur dan personel: ikuti standar atau prosedur kerja yang ditetapkan dan pastikan pengujian dilakukan oleh personel dengan kompetensi yang sesuai.
Perbedaan UT dan MPI untuk Inspeksi Las
Ultrasonic Testing (UT) dan Magnetic Particle Inspection (MPI) merupakan dua metode NDT dengan prinsip dan cakupan berbeda. UT menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengevaluasi indikasi internal maupun kondisi tertentu dalam material. MPI menggunakan partikel magnetik untuk menunjukkan indikasi diskontinuitas permukaan dan dekat permukaan pada material feromagnetik.
Pemilihan metode harus mengikuti jenis material, orientasi dan lokasi cacat yang dicari, geometri sambungan, akses inspeksi, serta kriteria penerimaan. Pelajari penjelasan lebih lanjut melalui artikel Perbedaan UT dan MPI untuk Inspeksi Las.
Untuk melihat hubungan alat ultrasonik dengan metode inspeksi lain pada proyek sipil, konstruksi, dan industri, baca juga Panduan Pengujian Material Konstruksi dan NDT untuk Proyek Sipil.
Kelengkapan Standar
Informasi produsen mencantumkan paket standar yang dapat meliputi unit NOVOTEST UD2303, dua probe ultrasonik, kabel Lemo-Lemo, pengisi daya, kabel USB untuk koneksi PC, perangkat lunak PC, buku petunjuk, dan kotak penyimpanan. Kelengkapan aktual dapat berubah sesuai konfigurasi dan penawaran, sehingga perlu dikonfirmasi sebelum pemesanan.
FAQ NOVOTEST UD2303
1. Apa fungsi utama NOVOTEST UD2303?
NOVOTEST UD2303 digunakan untuk membantu mendeteksi indikasi cacat internal, memeriksa material, dan melakukan inspeksi sambungan las menggunakan metode ultrasonik sesuai konfigurasi probe dan prosedur pengujian.
2. Apakah NOVOTEST UD2303 dapat digunakan untuk inspeksi las?
Ya, perangkat menyediakan mode AWS untuk mendukung evaluasi indikasi sambungan las. Namun, kesesuaian dengan kode atau standar tertentu tetap bergantung pada prosedur, probe, kalibrasi, blok referensi, dan kriteria penerimaan yang digunakan.
3. Apakah alat ini dapat mengukur ketebalan material?
Perangkat memiliki fungsi pengukuran interval waktu ultrasonik yang dapat digunakan untuk evaluasi ketebalan pada konfigurasi yang sesuai. Hasilnya bergantung pada kecepatan suara material, probe, geometri benda uji, dan pengaturan alat. Untuk kebutuhan pengukuran ketebalan saja, pertimbangkan pula alat ukur ketebalan ultrasonik khusus.
4. Apakah hasil alarm ASD otomatis berarti material ditolak?
Tidak. Alarm ASD menunjukkan bahwa sinyal memenuhi pengaturan alarm yang dibuat operator. Keputusan penerimaan atau penolakan harus berdasarkan evaluasi indikasi dan kriteria penerimaan dalam standar atau prosedur proyek.
DROPSHIPER.CO.ID – SOLUSI ALAT UKUR & UJI DIGITAL TERLENGKAP
Standar Baru Presisi untuk Kebutuhan Industri Anda
Pemilihan ultrasonic flaw detector perlu mempertimbangkan jenis material, tipe sambungan, karakteristik cacat yang dicari, pilihan probe, serta prosedur inspeksi. Hubungi tim perusahaan kami untuk mendiskusikan kebutuhan pengujian ultrasonik, konfigurasi NOVOTEST UD2303, dan kelengkapan yang sesuai untuk kegiatan QA/QC atau NDT Anda.
Tim perusahaan kami dapat membantu membahas kebutuhan inspeksi, pemilihan instrumen, serta informasi teknis yang perlu dikonfirmasi sebelum pengadaan.

Reviews
There are no reviews yet.