Checklist Pemeriksaan Biosafety Cabinet Sebelum Digunakan

Checklist pemeriksaan Biosafety Cabinet sebelum digunakan diperlukan untuk memastikan kabinet sudah dipasang, dikonfigurasi, dan diverifikasi sesuai kebutuhan operasional. Keberadaan BSC di ruangan tidak otomatis berarti siap digunakan untuk pekerjaan primary containment.
Kinerja BSC dipengaruhi airflow, kondisi lingkungan, posisi pemasangan, konfigurasi exhaust, kondisi filter, dan cara operasi. WHO menekankan airflow masuk BSC mudah terganggu aktivitas orang, pintu, jendela, dan suplai udara ruangan.
Mengapa BSC Perlu Diperiksa Sebelum Digunakan?
BSC dirancang melindungi personel, produk, dan lingkungan melalui sistem airflow dan filtrasi. Lokasi terlalu dekat pintu, gangguan HVAC, exhaust tidak sesuai, atau akses filter terhambat dapat memengaruhi performa. Karena itu pemeriksaan awal harus mencakup kabinet dan kondisi sekitarnya, bukan hanya visual.
Checklist Lengkap Pemeriksaan Biosafety Cabinet
1. Identitas dan Dokumentasi
Pastikan sesuai dokumen pengadaan: manufacturer, model, nomor seri, tipe BSC, kebutuhan listrik, manual operasi & instalasi, dan laporan pengujian yang tersedia.
2. Kondisi Fisik Kabinet
Inspeksi visual: panel luar, work surface, sash, kaca, grille airflow, control panel, kabel power, dan bagian exhaust. Pastikan tidak ada kerusakan akibat transport.
3. Lokasi Pemasangan
WHO menyarankan BSC jauh dari lalu lintas dan sumber gangguan airflow. Periksa: tidak dekat pintu/jalur orang, tidak terkena aliran langsung diffuser AC/kipas, tidak dekat jendela, dan ada ruang servis memadai.

4. Instalasi Exhaust
Untuk BSC dengan exhaust eksternal, jenis koneksi harus sesuai desain. Type A1, A2, C1 bisa pakai canopy jika sesuai, sedangkan Type B butuh koneksi berbeda. Type A1/A2 tidak boleh hard-duct langsung ke exhaust bangunan.
5. Sistem Airflow
Tidak cukup melihat blower menyala. Parameter yang diuji saat field certification meliputi: inflow velocity, downflow velocity, smoke pattern, kondisi grille, dan alarm airflow.
6. Integritas HEPA Filter
Filter baru tidak otomatis bebas bocor. Perlu leak test sesuai metode.
7-12. Sash, Alarm, Area Kerja, Kebersihan, Pengujian & Dokumen
Periksa gerakan sash, alarm, kontrol, area kerja jangan berlebihan, prosedur dekontaminasi, dan simpan dokumen sertifikasi sebagai baseline.

Kapan Perlu Diperiksa Ulang?
- Setelah instalasi awal, relokasi, ganti HEPA filter
- Setelah maintenance yang memengaruhi performa atau perubahan sistem exhaust
- Saat monitoring menunjukkan penyimpangan
Kesimpulan
Checklist pemeriksaan Biosafety Cabinet sebelum digunakan harus menilai BSC sebagai sistem: kabinet, airflow, filter, instalasi, lingkungan, exhaust, kontrol, dan dokumentasi pengujian.
Sudah Cek List, Tapi Alat Ukur Kalibrasinya Bagaimana?
Banyak lab punya checklist pemeriksaan Biosafety Cabinet sebelum digunakan yang lengkap di atas kertas, tapi gagal di lapangan karena anemometer tidak terkalibrasi, smoke test tidak terlihat jelas, atau particle counter error. Padahal 1 poin checklist yang terlewat = risiko kontaminasi.
Di Dropshiper.co.id – Solusi Alat Ukur & Uji Digital Terlengkap: Standar Baru Presisi untuk Kebutuhan Industri Anda, kami menyediakan semua instrumen untuk verifikasi checklist BSC Anda: Thermo-Anemometer, Smoke Tube, Differential Pressure, Lux Meter, Sound Level Meter, dan Particle Counter yang masuk kategori INSTRUMEN LABORATORIUM & ALAT UKUR SUHU & KELEMBAPAN.
Checklist di lab Bapak sudah sampai tahap mana dan alat ukur apa yang masih kurang? Anda butuh untuk kebutuhan audit, sertifikasi tahunan, atau pengadaan lab baru? Ceritakan kebutuhan Anda, Tim kami bantu pilihkan paket kalibrasi siap pakai. Konsultasi gratis & DAPATKAN PENAWARAN terbaik hari ini.
Hubungi Tim Dropshiper:
- Email: iwanjvm@gmail.com
- WhatsApp: 0813-9128-6789 – Respon Cepat