Leeb Hardness Tester MITECH MH180 untuk konversi skala kekerasan HLD ke HRC HB dan HV

Tabel Konversi Skala Kekerasan (Leeb ke HRC, HB, dan HV) Mengacu pada Standar ASTM E140

Dalam inspeksi kekerasan menggunakan Leeb Hardness Tester MITECH MH180, hasil pengukuran umumnya diperoleh dalam skala Leeb, misalnya HLD untuk impact device Type D. Untuk kebutuhan QC, hasil tersebut sering perlu dikaitkan dengan skala Rockwell C (HRC), Brinell (HB), atau Vickers (HV). Di sinilah ASTM E140 berperan. Standar ini menyediakan hubungan konversi antar-skala kekerasan, termasuk Leeb […]

Hardness Tester Portabel NOVOTEST T-D3 untuk verifikasi kekerasan logam sesuai ISO 16859

Prosedur Verifikasi dan Kalibrasi Hardness Tester Portabel Sesuai ISO 16859

Penggunaan Hardness Tester Portabel berbasis metode Leeb tidak cukup hanya dengan memastikan layar alat menyala dan probe menghasilkan nilai kekerasan. Untuk memperoleh hasil yang dapat dipertanggungjawabkan dalam sistem QA/QC, instrumen harus diverifikasi secara berkala, reference test block harus memiliki ketertelusuran metrologis, dan kondisi benda uji harus memenuhi persyaratan metode. ISO 16859 membagi pengendalian metode Leeb […]

Pengujian Kekerasan Metode UCI Berdasarkan ASTM A1038 dengan Portable Hardness Testers T-U2

Panduan Pengujian Kekerasan Metode UCI Berdasarkan Standar ASTM A1038

Metode Ultrasonic Contact Impedance (UCI) memungkinkan pengujian kekerasan logam secara portabel dengan jejak indentasi yang sangat kecil. Karena itu, metode ini banyak digunakan untuk inspeksi komponen yang sulit dipindahkan ke laboratorium, memiliki geometri kompleks, atau membutuhkan pengujian dengan dampak minimal terhadap permukaan. Prinsip pengujian kekerasan UCI menggunakan Vickers diamond indenter yang ditekan ke permukaan material […]

Hardness Tester Portabel untuk uji kekerasan logam metode Leeb

Cara Uji Kekerasan Logam Menggunakan Hardness Tester Portabel Sesuai Standar ASTM A956

Dalam inspeksi NDT, Hardness Tester Portabel menjadi solusi praktis untuk memeriksa kekerasan komponen logam tanpa memindahkan benda kerja ke laboratorium. Metode Leeb menggunakan prinsip rebound untuk mengevaluasi kekerasan permukaan baja, baja cor, dan besi cor. ASTM A956/A956M secara khusus membahas pengujian kekerasan Leeb pada produk baja, termasuk verifikasi instrumen dan kalibrasi blok uji. Metode ini […]

Panduan Memilih Ultrasonik Thickness Meter untuk inspeksi QA QC

Panduan Memilih Ultrasonic Thickness Gauge: Fitur Penting untuk Teknisi QA/QC

Panduan Memilih Ultrasonik Thickness Meter penting bagi teknisi QA/QC yang membutuhkan pengukuran ketebalan material secara cepat dan non-destruktif. Dalam inspeksi industri, pemilihan alat yang tepat menentukan kualitas data pengukuran. Material seperti pelat baja, pipa, tangki, dan pressure vessel dapat mengalami korosi dari waktu ke waktu. Selain itu, erosi dan keausan juga dapat mengurangi ketebalan dinding […]

Ultrasonic Thickness Tester dengan probe single element untuk pengukuran ketebalan

Perbandingan Probe Single Element vs Dual Element pada Ultrasonic Thickness Tester

Ultrasonic Thickness Tester menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengukur ketebalan material tanpa harus membongkar atau merusak komponen. Namun, hasil pengukuran tidak hanya bergantung pada unit instrumen. Pemilihan probe juga sangat menentukan kualitas sinyal dan akurasi hasil. Dalam inspeksi industri, teknisi sering menghadapi permukaan berkarat, kasar, melengkung, atau mengalami penipisan akibat korosi. Kondisi tersebut dapat membuat probe […]

Meter Ultrasonic Thickness untuk pengukuran ketebalan pelat baja

Ultrasonic Thickness Gauge vs Magnetic Thickness Gauge: Kapan Harus Menggunakan Masing-Masing?

Meter Ultrasonic Thickness membantu teknisi mengukur ketebalan material tanpa membongkar atau merusak komponen. Sementara itu, Magnetic Thickness Gauge mengandalkan sifat magnetik material untuk mengukur ketebalan lapisan atau coating. Keduanya sama-sama berguna dalam inspeksi industri. Namun, prinsip kerja, jenis material, parameter pengukuran, dan tujuan inspeksinya berbeda. Kesalahan memilih instrumen dapat menghasilkan data yang kurang representatif. Oleh […]

Alat ukur ketebalan ultrasonik untuk inspeksi material di lapangan

Mengatasi Masalah Sinyal Lemah dan Coupling Loss Saat Pengujian Ultrasonik di Lapangan

Alat ukur ketebalan ultrasonik/Ultrasonic Thickness Gauge sangat berguna untuk mengukur ketebalan dinding material tanpa membongkar komponen. Namun, kondisi lapangan sering membuat sinyal ultrasonik melemah atau bahkan hilang. Masalah tersebut dapat menurunkan stabilitas pembacaan dan meningkatkan risiko kesalahan pengukuran. Pada inspeksi pipa, tangki, pelat baja, boiler, atau struktur logam, teknisi sering menghadapi permukaan kasar, berkarat, melengkung, […]

Pemilihan probe Ultrasonik Thickness Gauge pada logam berbutir kasar

Pemilihan Transduser (Probe) yang Tepat untuk Material Kasar dan Logam Berbutir Kasar

Ultrasonik Thickness Gauge membutuhkan pemilihan probe yang tepat saat teknisi mengukur material kasar atau logam dengan struktur butir besar. Kondisi permukaan dan mikrostruktur material dapat meningkatkan atenuasi, scattering, serta noise sinyal ultrasonik. Akibatnya, probe standar belum tentu memberikan hasil yang stabil. Bahkan, operator dapat memperoleh pembacaan yang berubah-ubah meskipun titik pengukuran berada pada area yang […]

Ultrasonic Thickness Meter untuk pengukuran ketebalan logam suhu tinggi

5 Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Pengukuran Ultrasonic Thickness Meter pada Suhu Tinggi

Ultrasonic Thickness Meter menjadi solusi penting untuk mengukur ketebalan dinding logam tanpa membongkar atau memotong komponen. Namun, pengukuran pada permukaan bersuhu tinggi memiliki tantangan yang lebih kompleks. Temperatur material dapat mengubah kecepatan rambat gelombang ultrasonik. Selain itu, panas juga memengaruhi probe, couplant, kondisi permukaan, dan stabilitas hasil pembacaan. Karena itu, teknisi QA/QC tidak cukup hanya […]