6 Unsur Unsur Cuaca dan Iklim

6 Unsur Unsur Cuaca dan Iklim – Cuaca adalah suatu keadaan udara pada suatu wilayah atau daerah yang relatif sempit dalam jangka waktu yang singkat. Unsur utama cuaca yaitu suhu udara, radiasi, tekanan udara, kelembaban udara, angin, dan curah hujan.

Usur-unsur iklim adalah unsur- unsur cuaca yang telah dirata-ratakan dalam jangka waktu yang lama. Oleh sebab itu, unsur iklim bersifat stabil, tidak seperti unsur cuaca yang selalu berubah-ubah. Perubahan iklim berlangsung dalam periode yang lama dan meliputi areal yang sangat luas bahkan seluruh permukaan bumi.

Berikut Ini 6 Unsur Unsur Cuaca dan Iklim :

A. Sinar matahari

Sinar matahari ini sangat berpengaruh sebagai penyusun terjadinya cuaca. Bumi berputar pada porosnya, serta mengelilingi matahari.

B. Suhu

Permukaan bumi merupakan tempat awal penerima panas matahari. Udara yang dilaluinya hampir tidak menangkap panas tersebut. Lapisan atsmosfer yang paling bawah pertama kali mendapat panas dari permukaan bumi melalui persentuhan (kontak) bumi dengan udara.

Panas dirambatkan secara berangsur dari lapisan atsmosfer paling bawah ke lapisan di atasnya. Hal itulah yang menyebabkan lapisan atsmosfer paling bawah lebih panas dari pada lapisan atsmosfer yang lebih tinggi. Banyaknya panas matahari yang diterima permukaan bumi terutama dipengaruhi oleh :

  • lamanya waktu penyinaran matahari
  • sudut datang sinar matahari
  • keadaan awan
  • keadaan permukaan bumi

C. Kelembaban udara

Pemanasan akan terjadi baik di darat maupun di laut, dan akan terbentuk suatu gumpalan di udara. Gumpalan tersebut akan terkumpul dan akan diisi oleh uap air. Kandungan uap yang terkumpul di udara disebut kelembaban relatif.

Kelembaban udara itu ada 2 macam :

  • Kelembaban mutlak adalah jumlah uap air yang terdapat dalam udara dinyatakan dengan gram uap air setiap m3 udara. Contoh: 1 m3 udara yang suhunya 25°C terdapat 15 gram uap air maka kelembaban mutlak = 15 gram.
  • Kelembaban relatif yaitu perbendingan jumlah uap air dalam udara dengan jumlah uap air maksimum yang dikandung udara pada suhu yang sama (dinyatakan dalam %). Contoh : jika dalam suhu yang sama, 1 m3 udara maksimum mengandung 18 gram uap air maka kelembaban relatifnya adalah: 15/8 x 100% = 83,33 %.

D. Tekanan udara

Pada suatu wilayah atau kawasan itu mempunyai suhu cukup tinggi maka akan memiliki tekanan udara yang relatif rendah. Sebaliknya jika suatu daerah memiliki suhu cukup rendah maka memiliki tekanan udara yang cukup tinggi.

E. Angin

Angin adalah suatu udara yang bergerak dari tempat yang tinggi menuju tempat yang lebih rendah, selain itu angin juga bergerak dari tempat yang sejuk ke tempat yang lebih panas.

F. Awan

Awan adalah gumpalan uap air yang terjadi karena air yang menguap dan membentuk gumpalan di atmosfer. Gumpalan uap itu akan berubah menjadi hujan jika sudah banyak uap yang terkandung dalam awan.

Ada empat bentuk awan yaitu : awan Cumulus, awan Sratus, awan Cirrus, awan Nimbus. Awan Nimbus adalah awan yang menandakan akan adanya hujan.

Artikel Terkait :
Efek Cuaca Panas Pada Tubuh
Bahaya yang Disebabkan Awan Cumolonimbus

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *