Alat Uji Kekerasan Brinell dan Rockwell PHBR-2

PHBR-2 adalah alat uji kekerasan logam portabel yang menggabungkan metode Brinell dan Rockwell dalam satu perangkat. Dilengkapi pilihan gaya uji dan indentor sesuai metode, alat ini dapat digunakan untuk inspeksi material serta kebutuhan QA/QC pada benda uji yang sesuai dengan spesifikasinya. Konfirmasikan rentang pengujian, kelengkapan aksesori, dan dokumen verifikasi sebelum pemesanan.

KONTAK PEMESANAN

Untuk Pemesanan produk dapat melalui kontak dibawah ini :

Description

PHBR-2 Alat Uji Kekerasan Brinell dan Rockwell Portabel merupakan alat pengujian kekerasan material logam yang menggabungkan dua metode pengujian indentasi, yaitu Brinell dan Rockwell, dalam satu perangkat. Alat ini dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan inspeksi material, pemeriksaan komponen logam, serta kegiatan pengendalian kualitas (QA/QC) yang memerlukan pengujian kekerasan di lokasi kerja.

PHBR-2 alat uji kekerasan Brinell dan Rockwell portabel
PHBR-2, alat uji kekerasan logam portabel dengan metode Brinell dan Rockwell.
PHBR-2, alat uji kekerasan logam portabel dengan metode Brinell dan Rockwell.

Keunggulan utama PHBR-2 adalah tersedianya pilihan metode pengujian dalam satu perangkat. Metode Rockwell menentukan kekerasan berdasarkan kedalaman penetrasi indentor, sedangkan metode Brinell menggunakan diameter jejak indentasi yang dihasilkan oleh bola penekan. Oleh karena itu, pemilihan metode harus disesuaikan dengan jenis material, kondisi permukaan, bentuk benda uji, serta persyaratan inspeksi yang berlaku.

Fungsi Alat Uji Kekerasan Brinell dan Rockwell PHBR-2

PHBR-2 dirancang untuk pengujian kekerasan logam menggunakan konfigurasi gaya uji dan indentor yang berbeda sesuai metode yang dipilih. Perangkat ini dapat membantu pemeriksaan material atau komponen yang membutuhkan pengujian kekerasan di area produksi maupun lokasi inspeksi, sepanjang bentuk dan dimensi benda uji sesuai dengan kemampuan alat.

  • Pengujian Rockwell: menggunakan indentor kerucut intan atau bola karbida dengan gaya uji sesuai skala yang digunakan.
  • Pengujian Brinell: menggunakan bola karbida berdiameter 2,5 mm atau 5 mm, dengan pengukuran diameter jejak indentasi.
  • Inspeksi material: mendukung pemeriksaan kekerasan material logam dan komponen yang sesuai dengan rentang serta konfigurasi pengujian alat.
  • Pengendalian kualitas: dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu pemeriksaan material dalam proses QA/QC, dengan prosedur pengujian dan verifikasi yang sesuai.

Prinsip Pengujian Brinell dan Rockwell

1. Metode Rockwell

Metode Rockwell menentukan nilai kekerasan berdasarkan perubahan kedalaman penetrasi indentor ketika gaya uji diterapkan sesuai prosedur. PHBR-2 mencantumkan gaya awal 10 kgf dan pilihan gaya uji total 60 kgf, 100 kgf, serta 150 kgf. Pilihan skala yang dapat digunakan bergantung pada kombinasi indentor, gaya uji, material, dan rentang yang didukung alat.

Rentang Rockwell yang tercantum pada data pemasok meliputi 20–70 HRC, 20–100 HRB, dan 20–88 HRA. Rentang tersebut perlu dibaca sebagai rentang spesifikasi yang dinyatakan pemasok, bukan jaminan bahwa setiap material dapat diuji dengan seluruh skala tersebut.

2. Metode Brinell

Metode Brinell menentukan kekerasan berdasarkan diameter jejak yang terbentuk pada permukaan material setelah bola penekan diberikan gaya uji. PHBR-2 mencantumkan pilihan gaya uji Brinell 62,5 kgf, 125 kgf, dan 187,5 kgf, serta bola karbida berdiameter 2,5 mm dan 5 mm.

Rentang Brinell yang tercantum pada data pemasok adalah 16–650 HBW. Penerapan rentang tersebut harus mempertimbangkan kombinasi diameter bola, gaya uji, ketebalan dan kondisi material, serta prosedur pengukuran diameter indentasi yang berlaku.

Spesifikasi Teknis PHBR-2

Parameter Spesifikasi yang Dicantumkan Pemasok
Model PHBR-2
Metode pengujian Brinell dan Rockwell
Gaya awal Rockwell 10 kgf
Gaya uji total Rockwell 60 kgf, 100 kgf, 150 kgf
Gaya uji Brinell 62,5 kgf, 125 kgf, 187,5 kgf
Indentor Rockwell Kerucut intan 120° dan bola karbida 1/16 inci
Bola penekan Brinell Bola karbida 2,5 mm dan 5 mm
Resolusi Rockwell 0,5 HR
Resolusi pengukuran Brinell 0,005 mm pada pengukuran diameter indentasi
Rentang Rockwell 20–70 HRC, 20–100 HRB, 20–88 HRA
Rentang Brinell 16–650 HBW
Dudukan pengujian Bench stand
Aksesori khusus Anvil khusus sesuai kebutuhan, berdasarkan ketersediaan dan konfirmasi pemasok

Catatan spesifikasi: data di atas mengikuti informasi pemasok PHBR-2 yang tersedia. Resolusi bukan ukuran akurasi. Nilai kesalahan indikator, repeatability, toleransi gaya uji, serta status verifikasi alat harus dikonfirmasi melalui dokumentasi teknis yang sesuai sebelum digunakan sebagai dasar penerimaan material atau keputusan QA/QC.

Kelengkapan Standar PHBR-2

Data pemasok mencantumkan kelengkapan standar berikut. Konfirmasikan kembali isi paket penjualan pada penawaran karena susunan aksesori dapat berbeda menurut pemasok atau konfigurasi unit.

  • Unit alat uji kekerasan PHBR-2.
  • Bench stand atau dudukan pengujian.
  • Indentor kerucut intan 120°.
  • Indentor bola karbida Rockwell 1/16 inci.
  • Bola penekan Brinell 2,5 mm.
  • Bola penekan Brinell 5 mm.
  • Blok uji kekerasan Rockwell.
  • Blok uji kekerasan Brinell.
  • Anvil datar dan anvil berbentuk V, sesuai konfigurasi paket yang dikonfirmasi pemasok.
  • Mikroskop pembaca 40× untuk membantu pengukuran diameter indentasi Brinell, jika termasuk dalam paket unit yang ditawarkan.
  • Aksesori tambahan lain hanya jika tercantum pada penawaran resmi.

Aplikasi Pengujian

PHBR-2 dapat dipertimbangkan untuk inspeksi kekerasan pada material logam dan komponen yang sesuai dengan metode Brinell atau Rockwell. Contoh penggunaannya meliputi pemeriksaan material di area produksi, inspeksi komponen mesin, serta pemeriksaan material dalam kegiatan pengendalian kualitas.

Kesesuaian pengujian tidak hanya ditentukan oleh jenis logam. Bentuk benda uji, ketebalan, kondisi permukaan, jarak dari tepi, dukungan benda uji, serta ruang untuk memasang alat juga perlu diperiksa. Untuk benda kerja yang tipis, melengkung, berukuran kecil, atau memiliki lapisan permukaan, pastikan metode dan skala yang dipilih memang sesuai.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan PHBR-2

  • Pilih metode yang sesuai. Brinell dan Rockwell menggunakan prinsip pengukuran berbeda sehingga hasilnya tidak boleh dianggap identik atau dapat dipertukarkan secara langsung.
  • Periksa kondisi permukaan. Permukaan yang kasar, kotor, melengkung, atau tidak rata dapat memengaruhi hasil pengujian.
  • Pastikan dukungan benda uji memadai. Benda uji harus ditempatkan dengan stabil agar tidak bergeser atau mengalami deformasi yang mengganggu hasil.
  • Periksa blok uji dan status verifikasi. Blok uji yang disertakan tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa alat telah dikalibrasi atau diverifikasi secara sah.
  • Periksa persyaratan proyek. Jika hasil akan digunakan untuk penerimaan material, audit, atau pelaporan resmi, ikuti metode uji, prosedur verifikasi, dan kriteria penerimaan yang ditentukan oleh dokumen proyek.

Standar Pengujian dan Verifikasi

ASTM E110 membahas metode pengujian kekerasan Rockwell dan Brinell pada material logam menggunakan hardness tester portabel. Standar tersebut juga menjelaskan pentingnya verifikasi alat, kondisi pengujian, serta potensi variasi hasil pada perangkat portabel. Baca ruang lingkup ASTM E110 di situs ASTM International.

ASTM E10 membahas pengujian kekerasan Brinell, sedangkan ASTM E18 membahas pengujian kekerasan Rockwell. Namun, penyebutan standar ini merupakan informasi mengenai metode pengujian, bukan pernyataan bahwa PHBR-2 telah tersertifikasi atau terbukti memenuhi semua persyaratan standar tersebut.

[PERLU VERIFIKASI] Sebelum mencantumkan klaim kesesuaian ISO 6506, ISO 6508, ASTM E10, ASTM E18, atau ASTM E110 untuk unit yang dijual, mintalah dokumen pendukung dari pemasok. Pastikan dokumen menjelaskan model yang tepat, metode verifikasi, hasil pengujian, serta ruang lingkup kesesuaiannya.

Perbedaan PHBR-2 dengan Alat Uji Kekerasan Metode Leeb

PHBR-2 menggunakan metode indentasi Brinell dan Rockwell, sedangkan alat uji kekerasan Leeb menggunakan prinsip pengukuran berdasarkan respons tumbukan. Oleh karena itu, kedua jenis alat tersebut memiliki prinsip kerja, kondisi penggunaan, dan pertimbangan interpretasi hasil yang berbeda.

Jika Anda ingin memahami penggunaan skala Leeb dan batasan konversi skala kekerasan, silakan baca artikel Tabel Konversi Skala Kekerasan Leeb. Konversi nilai antara skala Leeb, Brinell, dan Rockwell tidak selalu berlaku langsung untuk semua material. Gunakan tabel konversi hanya jika sesuai dengan jenis material, rentang nilai, dan acuan yang relevan. Tautan ini merupakan bacaan pendukung dan tidak berarti PHBR-2 memiliki fungsi pengujian Leeb.

FAQ Alat Uji Kekerasan PHBR-2

1. Apa perbedaan pengujian Brinell dan Rockwell?

Rockwell menentukan kekerasan berdasarkan kedalaman penetrasi indentor, sedangkan Brinell menggunakan diameter jejak indentasi. Pemilihan metode bergantung pada material, kondisi benda uji, dan persyaratan pengujian.

2. Apakah PHBR-2 dapat digunakan untuk semua jenis logam?

Tidak dapat diasumsikan demikian. Kesesuaian bergantung pada rentang kekerasan, metode dan skala, ketebalan, bentuk, kondisi permukaan, serta dukungan benda uji. Periksa spesifikasi dan prosedur pengujian sebelum digunakan.

3. Apakah resolusi 0,5 HR berarti akurasinya 0,5 HR?

Tidak. Resolusi menunjukkan perubahan terkecil yang dapat ditampilkan atau dibaca pada skala terkait, sedangkan akurasi berkaitan dengan kedekatan hasil pengukuran terhadap nilai acuan. Nilai akurasi dan repeatability harus diperiksa melalui spesifikasi serta dokumen verifikasi alat.

4. Apakah blok uji yang disertakan berarti PHBR-2 sudah terkalibrasi?

Tidak otomatis. Blok uji dapat digunakan untuk pemeriksaan atau verifikasi sesuai prosedur, tetapi status kalibrasi atau verifikasi alat harus didukung dokumen yang relevan dan masih berlaku jika dipersyaratkan.

5. Apa yang perlu dikonfirmasi sebelum membeli PHBR-2?

Pastikan rentang pengujian, gaya uji, jenis indentor, dimensi benda uji, kelengkapan aksesori, dokumen teknis, serta kebutuhan kalibrasi atau verifikasi sesuai dengan aplikasi Anda.

DROPSHIPER.CO.ID – SOLUSI ALAT UKUR & UJI DIGITAL TERLENGKAP

Standar Baru Presisi untuk Kebutuhan Industri Anda

Memilih alat uji kekerasan perlu mempertimbangkan jenis material, rentang kekerasan, metode pengujian, dimensi benda kerja, dan persyaratan inspeksi. Untuk PHBR-2, pastikan pula kesesuaian aksesori serta ketersediaan dokumen teknis sebelum menentukan konfigurasi yang dibutuhkan.

Hubungi tim perusahaan kami untuk mendiskusikan kebutuhan pengujian material, mengecek spesifikasi PHBR-2, serta mengonfirmasi kelengkapan paket dan dokumen pendukung yang tersedia.

Sampaikan jenis material, rentang kekerasan, ukuran benda uji, metode yang dibutuhkan, serta persyaratan dokumen agar tim kami dapat membantu memeriksa kesesuaian produk sebelum pemesanan.

Brand

AMTAST

Amtast

LANDTEK

Landtek

MITECH

Mitech

NOVOTEST

NOVOTEST

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Alat Uji Kekerasan Brinell dan Rockwell PHBR-2”

Your email address will not be published. Required fields are marked *