Teknik Budidaya Tanaman Lada Pada Lahan Sempit

Teknik Budidaya Tanaman Lada Pada Lahan Sempit – Lada adalah salah satu rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu penyedap rasa pada olahan makanan. Tanaman ini mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi, di Indonesia sendiri merupakan negara pengekspor merica atau lada ke seluruh dunia karena harga yang terbilang stabil dan cukup tinggi.

Bangka belitung merupakan provinsi yang berada di barat indonesia. Wilayahnya terdiri dari dua pulau utama serta ratusan pulau-pulau kecil. Terkenal akan keindahan pantainya dan juga sebagai daerah penghasil timah. Selain itu bangka belitung ini merupakan daerah pengasil lada terbesar di indonesia.

Bagi anda yang ingin mencoba membudidayakan tanaman lada, namun terkendala dengan lahan yang sempit atau terbatas. Nah berikut ini teknik membudidayakan lada pada lahan yang terbatas.

Berikut Ini Teknik Budidaya Tanaman Lada Pada Lahan Sempit :

1. Mengenal syarat pertumbuhan lada

Lada yaitu salah satu tanaman yang terbilang susah-susah gampang dalam membudidayakannya. Untuk mengatasi masalah kegagalan saat melakukan penanaman tumbuhan lada, anda perlu memperhatikan syarat dalam menanam lada. Berikut ini syarat yang harus dipenuhi sebelum menanam lada.

  • Lahan yang akan digunakan penanaman lada harus mendapatkan curah hujan sebanyak 2.500 – 3.000 mm pertahunnya.
  • Lokasi yang digunakan untuk penanaman lada harus terkena sinar matahari  minimal 10 jam perhari.
  • Suhu udara pada lahan juga harus diperhatikan, minimal berkisar 24-35 derajat Celsius.
  • Kandungan pH tanah minimal 5-7 dan ketinggian lahan berada di 300-1.500 mdpl.
  • Menggunakan jenis tanah lateritic, utisol, podsolik dan latosol.

2. Memproses Bibit

Dalam melakukan budidaya lada, pembibitan dapat dilakukan secara generatif. Namun sekarang pembibitan tanaman lada yang paling efektif menggunakan stek batang.

Baca Juga : Manfaat Lada Bagi Kesehatan Tubuh 

3. Mempersiapkan Media Tanam

Untuk melakukan penanaman lada, tanah yang subur dan gembur sangat diperlukan agar pertumbuhan lada berkembang dengan baik dan hasil nantinya pun maksimal.

Cara yang dapat dilakukan untuk untuk mengolah lahan tanam :

  • Hal pertama yang harus dilakukan yaitu melakukan penggalian tanah hingga kedalaman mencapai 30 cm agar tanah menjadi gembur.
  • Memperhatikan tingkat pH tanah minimal 5-7, jika pH kurang dari 5 bisa tambahkan dolomit agar pH tanah naik sesuai yang sudah ditentukan. Untuk mengetahui atau mengatur pH tanah anda dapat menggunakan alat ukur pH tanah ini dapat membantu mengukur pH tanah dengan cepat dan akurat.
  • Berikan pupuk kandang dengan kematangan yang sempurna lalu diamkan selama 2 minggu agar tercampur dengan merata

4. Menanam Bibit Lada

Biasanya dalam penanaman lada bisa dilakukan dengan cara monokultur atau tumpang sari. Namun, berikut ini cara penanaman yang bisa anda ikutti :

  • Jarak penanaman yang ideal pada umumnnya yaitu 2×2 meter. Namun jika lahan anda sempit anda bisa beri jarak 1 x 1 meter.
  • Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 50 cm dengan ukuran bagian atas 40×35 cm, dan bawah 40×15 cm.
  • Lubang tanam tersebut lalu di diamkan selama 2 minggu.
  • Sebaiknnya dalam melakukan penanaman yaitu saat musim hujan tiba.
  • Penanaman dapat dilakukan saat pagi atau sore hari, hal ini bertujuan untuk menghindari paparan terik matahari.
  • Beri tambahan 100 gram pupuk kompos lalu siram setelah penanaman berhasil dilakukan.

5. Perawatan dan Pemeliharaan

Baca Juga:  6 Jenis – Jenis Lada Atau Merica

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, perawatan dan pemeliharaan itu wajib dilakukan. Berikut ini hal yang harus dilakukan:

  1. Penyiraman atau pengaitan adalah hal yang harus dilakukan saat awal melakukan penanaman, apalagi penanaman dilakukan pada saat musim kemarau. Namun jika tanaman sudah mulai membesar, penyiraman hanya dilakukan saat cuaca atau kualiatas tanah sudah sangat kering.
  2. Pemupukan Susulan dilakukan agar menambahkan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, sehingga hasil yang diperoleh meningkat dan maksimal. Sebaiknya pemupukan dilakukan dalam jangka waktu 6 bulan sekali dengan menggunakan pepuk kandang atau kompos yang terbuat dari bahan organik.
  3. Pemasangan rambatan bertujuan agar tanaman lada dapat berkembang dengan optimal. Tanaman lada itu bersifat merambat untuk pertumbuhannya, sehingga pemasangan rambatan ini wajib dilakukan.
  4. Penyiangan itu menunjukkan gulma yang tumbuh disekitar lada, nah penyiangan ini merupakan salah satu cara yang ampuh untuk mengatasinya. Penyiangan dapat dilakukan setiap minggu atau sebulan sekali dengan cara mencabut atau memotongnya dengan peralatan seperti gunting, sabit.
  5. Perempelan, biasanya dapat dilakukan dengan cara mencampakkan tanaman yang layu serta terpapar penyakit. Jika hal itu dibiarkan dapat merusak tanaman dan penyakit yang lainnya.

Memanen Lada

Pohon lada mulai bisa dipanen setelah berumur 3 tahun dan bisa terus dipanen secara berkala hingga umur 15 tahun. Jumlah lada yang dipanen akan terus meningkat hingga berpuncak pada umur 7 tahun. Dalam satu pohon lada bisa menghasilkan hingga lebih dari 1 kilogram tiap memanen. Pada saat memanen petiklah tanaman yang sudah dalam kondisi matang saja, yakni dengan warna merah kekuningan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *