Mengenal Uji BOD pada Air Limbah dan Cara Mengukurnya

Pencemaran lingkungan menjadi salah satu isu global yang semakin memprihatinkan di seluruh dunia. Air limbah menjadi salah satu sumber pencemaran yang sering diabaikan. Air limbah mengandung banyak zat kimia dan bahan organik yang dapat mencemari lingkungan dan mempengaruhi kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami kualitas air limbah yang dihasilkan oleh kegiatan manusia dan melakukan pengukuran untuk menentukan kadar pencemarannya. Salah satu metode pengukuran yang digunakan adalah uji BOD. Dalam artikel ini kita akan mengenal uji BOD pada air limbah dan cara mengukurnya.

Mengenal Uji BOD pada Air Limbah

Air limbah adalah air yang telah terkontaminasi oleh zat-zat yang tidak diinginkan, seperti limbah industri, limbah domestik, atau limbah pertanian. Salah satu parameter penting dalam pengukuran kualitas air limbah adalah Biological Oxygen Demand (BOD), yang merupakan kemampuan air untuk mengoksidasi bahan organik oleh bakteri dalam waktu tertentu. BOD adalah salah satu indikator penting dalam menentukan kadar oksigen terlarut dalam air limbah dan dapat digunakan sebagai indikator tingkat pencemaran.

Proses Pengukuran BOD pada Air Limbah

Pengukuran BOD pada air limbah dilakukan dengan cara mengukur jumlah oksigen yang digunakan oleh bakteri dalam proses penguraian bahan organik dalam waktu tertentu. Adapun proses pengukuran BOD pada air limbah meliputi:

  1. Persiapan alat dan bahan
  2. Pengambilan sampel air limbah
  3. Pengukuran BOD dengan metode titrimetri

Persiapan Alat dan Bahan

Beberapa alat dan bahan yang diperlukan dalam proses pengukuran BOD pada air limbah antara lain:

  1. Botol Winkler atau botol BOD
  2. Buret
  3. Pipet volumetri
  4. Air raksa
  5. Zat pengoksidasi
Cara Pengambilan Sampel Air Limbah

Sampel air limbah harus diambil dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi. Beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam pengambilan sampel air limbah antara lain:

  1. Pastikan botol yang digunakan steril dan bersih.
  2. Ambil sampel air limbah pada kedalaman yang sama untuk menghindari perbedaan suhu atau oksigen terlarut.
  3. Tandai botol dengan informasi yang diperlukan seperti tanggal dan waktu pengambilan.

Cara Pengukuran BOD dengan Metode Titrimetri

Metode titrimetri adalah metode pengukuran BOD yang paling umum digunakan. Beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam pengukuran BOD dengan metode titrimetri antara lain:

  1. Tambahkan zat pengoksidasi ke dalam botol BOD yang berisi sampel air limbah.
  2. Simpan botol BOD pada suhu 20-25 derajat Celsius selama 5 hari.
  3. Setelah 5 hari, ukur jumlah oksigen yang tersisa dalam botol dengan menggunakan buret dan larutan air raksa.
  4. Hitung nilai BOD dengan menggunakan rumus yang tepat.

Interpretasi Hasil Pengukuran BOD pada Air Limbah

Hasil pengukuran BOD pada air limbah harus dibandingkan dengan standar baku mutu air limbah yang telah ditetapkan. Jika hasil pengukuran BOD melebihi standar yang ditetapkan, maka air limbah dianggap mencemari lingkungan dan perlu dilakukan tindakan pengurangan pencemaran.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Pengukuran BOD pada Air Limbah

Beberapa faktor dapat mempengaruhi hasil pengukuran BOD pada air limbah, antara lain:

  1. Faktor internal, seperti suhu, pH, dan jumlah bakteri yang hadir dalam sampel air limbah.
  2. Faktor eksternal, seperti bahan kimia yang terdapat dalam air limbah, suhu lingkungan, dan kelembaban.
Teknik Pengurangan BOD pada Air Limbah

Terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi BOD pada air limbah, antara lain:

  1. Teknik pengurangan BOD secara biologi, seperti penggunaan bakteri yang dapat menguraikan bahan organik dalam air limbah.
  2. Secara kimia, seperti penggunaan zat kimia untuk mengoksidasi bahan organik dalam air limbah.
  3. Teknik pengurangan BOD secara fisika, seperti penggunaan filter untuk menangkap partikel-partikel bahan organik dalam air limbah.

Dalam pengukuran kualitas air limbah, parameter BOD menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kadar oksigen terlarut dalam air limbah dan dapat digunakan sebagai indikator tingkat pencemaran. Selain itu, penggunaan teknik pengurangan BOD pada air limbah yang tepat dapat membantu mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Sekian penjelasan lengkap tentang Uji BOD pada air limbah dan cara mengukurnya. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *