Mengenal Jenis Batu Split

Banyak hal yang harus diperhatikan dalam proses membangun rumah. Salah satunya adalah material atau material yang perlu Anda ketahui karena berpengaruh pada hasil akhir bangunan rumah.

Mengenal Jenis  Batu Split

Sedangkan batu split merupakan salah satu material yang sering digunakan dalam pembangunan rumah. Berikut ini adalah penjelasan lebih rinci tentang material batu split.

Apa itu batu Split ?

Batu split adalah nama lain dari batu belah. Walaupun bahan ini tertimbun di dalam tanah, namun tidak mudah berubah bentuk dan memiliki karakter yang kuat karena biasa digunakan untuk membuat pondasi yang dicampur dengan semen. Pada umumnya batu split yang beredar di pasaran memiliki warna gelap seperti hitam atau abu-abu tua, namun tergantung dari tempat produksinya, warnanya bisa berbeda-beda.

Kini, berkat kemajuan teknologi, Anda bisa menggunakan mesin untuk menemukan pecahan batu. Untuk itu, penggunaan batu split tidak hanya untuk pondasi rumah saja, tetapi bisa lebih luas lagi.

Bagaimana Memilih Batu Split

Anda harus menyesuaikannya berdasarkan ukurannya dan Anda harus memilih batu split. Untuk penggunaan yang lebih awet, pastikan juga memilih batu cacahan berkualitas tinggi dengan sifat kuat dan tidak berlubang. Selain itu, agar tidak menambah beban kerja, harus dilakukan pembersihan sebelum dicampur dengan elemen beton, dan pastikan menggunakan batu split dengan kandungan lumpur yang sangat rendah.

Fungsi Batu Split

Seperti disebutkan di atas, fungsi utama dari batu split adalah untuk digunakan sebagai campuran pembuatan beton semen untuk konstruksi rumah. Proses produksi umumnya menggabungkan batu split, air, pasir dan semen. Setelah itu, diterbitkan berdasarkan kebutuhan.

Kegunaan lain dari batu split adalah untuk konstruksi lainnya, seperti untuk beton pecah, material bantalan jalan, tempat pembuangan sampah, saluran pipa di dasar laut, dan dermaga kecil. Selain itu, alasan mengapa batu split digunakan untuk konstruksi adalah karena kualitasnya yang tahan lama dan kuat.

Baca Juga : Cara Mengetahui Retakan Pada Dinding Bangunan

Jenis Batu Split

Anda juga bisa menemukan berbagai jenis batu split di pasaran untuk memenuhi kebutuhan konstruksi Anda. Berikut adalah beberapa jenis batu split yang dapat Anda temukan

  • Batu Split 3/5

batu split jenis ini digunakan sebagai bahan campuran untuk membangun jalan atau sebagai pondasi slip rel kereta api karena ukurannya yang besar sehingga mengurangi getaran saat kereta api melintas. Jenis batu split ini memiliki ukuran mulai dari 30 hingga 50 mm.

  • Batu Split ½

batu split sering digunakan sebagai bahan campuran pengecoran pada bangunan, karena ukuran rata-rata 10 hingga 30 mm. Selain itu, ½ batu split juga digunakan untuk proyek perumahan, jembatan, dan landasan pacu bandara

  • Batu Split Abu

batu split ini memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu 0 sampai 5 mm dan berwarna abu-abu. Karena sering digunakan sebagai pengganti pasir, maka batu split jenis ini sering disebut kerikil.

  • Batu Gajah

Karena ukurannya yang besar dan sering digunakan untuk memperkuat pondasi bangunan di daerah pesisir, batu split ini disebut batu gajah.

Batu Split Screen

Variasi batu split selanjutnya adalah batu split screen. batu split jenis ini berukuran 5 hingga 10 mm dan sangat kecil karena batu split jenis ini diperoleh dari proses pemecahan menggunakan stone crusher. Batu screen retak sendiri banyak digunakan untuk membuat struktur atau pondasi aspal hingga lapisan ketiga.

Harga Dari Batu Split

Karena batu split tersedia dalam berbagai ukuran, harga jualnya juga bervariasi. Mereka biasanya membeli batu split mulai Rp 20.000 per sak atau Rp 350.000 untuk mobil pick up.

Diharapkan dalam ulasan yang telah disebutkan di atas, Anda dapat memilih batu split dengan kualitas terbaik sesuai dengan kebutuhan konstruksi rumah Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *