Sertifikasi dan Pengujian Kinerja Biosafety Cabinet | Panduan Laboratorium
Sertifikasi dan Pengujian Kinerja Biosafety Cabinet Sertifikasi dan pengujian kinerja Biosafety Cabinet (BSC) merupakan bagian penting untuk memastikan kabinet keselamatan biologis dapat menjalankan fungsi primary containment sesuai desain. Pengujian tidak hanya tentang HEPA filter, tetapi juga mencakup inflow, downflow, pola aliran udara, integritas filter, instalasi, serta parameter keselamatan operasional. Kinerja BSC harus diverifikasi terhadap persyaratan […]
Biosafety Cabinet: Primary Containment dan Secondary Containment
Biosafety Cabinet: Primary Containment dan Secondary Containment Biosafety Cabinet (BSC) adalah perangkat penting dalam pengendalian risiko biologis, tapi tidak boleh dipahami sebagai satu-satunya pelindung. Perlindungan lab dibangun dari kombinasi peralatan, prosedur, fasilitas, dan kompetensi. Konsep primary containment dan secondary containment menjelaskan bagaimana lapisan perlindungan tersebut bekerja. WHO menggunakan pendekatan berbasis penilaian risiko. Artinya pengendalian dipilih […]
Dokumentasi dan Logbook Biosafety Cabinet: Apa yang Perlu Dicatat
Dokumentasi dan Logbook Biosafety Cabinet: Apa yang Perlu Dicatat? Dokumentasi dan logbook Biosafety Cabinet (BSC) adalah bagian penting pengelolaan peralatan containment. BSC tidak cukup hanya ditempatkan dan dibersihkan. Identitas kabinet, penggunaan, pemeriksaan, pemeliharaan, perbaikan, dan pengujian kinerja harus dicatat agar riwayat dapat ditelusuri. WHO menekankan pentingnya pencatatan pemeliharaan dan inspeksi dalam sistem mutu laboratorium. Catatan […]
Penataan Material di Dalam Biosafety Cabinet: Work Zone & Airflow
Penataan Material di Dalam Biosafety Cabinet: Work Zone, Airflow, dan Alur Kerja Penataan material di dalam Biosafety Cabinet (BSC) bukan soal kerapian saja. Posisi alat, bahan, dan limbah dapat memengaruhi pola airflow, menimbulkan turbulensi, kontaminasi silang, dan mengurangi efektivitas containment. WHO menjelaskan integritas aliran udara masuk BSC mudah terganggu aktivitas manusia, lalu lintas, pintu, dan […]
Vertical Laminar Air Flow: Fungsi, Prinsip Kerja, dan Aplikasinya
Vertical Laminar Air Flow: Fungsi, Prinsip Kerja, dan Aplikasinya di Laboratorium Vertical Laminar Air Flow adalah perangkat lab yang menyediakan area kerja dengan aliran udara terkontrol dan udara terfiltrasi untuk menjaga kebersihan area kerja dan mengurangi kontaminasi partikulat terhadap material/produk. Yang paling penting: Vertical Laminar Air Flow bukan Biosafety Cabinet (BSC). Laminar Air Flow / […]
Biosafety Cabinet Class II Type A1, A2, B1, dan B2: Perbedaan
Biosafety Cabinet Class II Type A1, A2, B1, dan B2: Perbedaan dan Penggunaannya Biosafety Cabinet Class II Type A1, A2, B1, dan B2 sama-sama Class II, tapi berbeda pada pola airflow, proporsi recirculation, sistem exhaust, dan kebutuhan fasilitas. Pemilihan tidak cukup dari ukuran atau keberadaan HEPA filter, harus sesuai aktivitas, bahan, desain lab, dan hasil […]
Horizontal vs Vertical Laminar Air Flow: Perbedaan & Cara Memilih
Horizontal vs Vertical Laminar Air Flow: Perbedaan, Kelebihan, dan Cara Memilih Horizontal vs Vertical Laminar Air Flow penting saat lab butuh clean bench untuk pekerjaan sensitif partikulat. Keduanya pakai udara terfilter dan aliran terarah, bedanya pada arah aliran yang memengaruhi konfigurasi area kerja dan posisi material. Prinsip: horizontal alirkan udara dari belakang ke depan, vertical […]
Biosafety Cabinet untuk Lab Mikrobiologi: Panduan Pemilihan [Tipe A2 vs B2]
Biosafety Cabinet untuk Laboratorium Mikrobiologi: Panduan Pemilihan Biosafety Cabinet untuk laboratorium mikrobiologi adalah perangkat primary containment untuk aktivitas yang berpotensi menghasilkan aerosol infeksius. Pemilihan BSC untuk lab mikrobiologi tidak cukup berdasarkan label BSL atau ukuran kabinet, tetapi harus berdasarkan protocol-driven risk assessment terhadap jenis mikroorganisme, prosedur kerja, potensi aerosol, dan kondisi fasilitas. CDC BMBL 6th […]
Biosafety Cabinet untuk Lab Klinik: Fungsi dan Pertimbangan Pemilihan
Biosafety Cabinet untuk Laboratorium Klinik: Fungsi dan Pertimbangan Pemilihan Biosafety Cabinet untuk laboratorium klinik digunakan sebagai engineering control ketika penanganan spesimen berpotensi menghasilkan aerosol atau percikan biologis. Fungsi BSC di lab klinik bukan untuk semua pemeriksaan, tetapi ditentukan melalui protocol-driven risk assessment berdasarkan jenis spesimen, prosedur, dan potensi paparan. WHO Laboratory Biosafety Manual 4th Edition […]
Biosafety Cabinet untuk Kultur Sel: Fungsi dan Pertimbangan
Biosafety Cabinet untuk Kultur Sel: Fungsi dan Pertimbangan Pemilihan Biosafety Cabinet untuk kultur sel digunakan sebagai primary containment ketika pekerjaan kultur sel berpotensi menghasilkan aerosol atau percikan biologis, sekaligus membutuhkan perlindungan produk dari kontaminasi. Pemilihan BSC untuk kultur sel tidak cukup berdasarkan label lab, tetapi harus berdasarkan jenis sel, material, prosedur, potensi aerosol, dan risk […]