Cara Pengecoran Ketika Cuaca Buruk Atau Hujan

Kondisi cuaca sangat penting untuk keberhasilan dalam berbagai proyek pembangunan. Jika ada masalah terkait manusia, kita dapat dengan mudah meninjau dan memperbaikinya. Namun jika masalah tersebut disebabkan oleh masalah alam, maka akan menjadi masalah.

Omong-omong, kami bertanya apakah mungkin melakukan pekerjaan seperti pengecoran beton dalam cuaca hujan?  Dalam sebuah proyek pembangunan tentunya ada jadwal yang harus dipenuhi. Untuk itu mari kita simak pembahasan berikut ini.

Cara Pengecoran Ketika Cuaca Buruk Atau Hujan

Pertanyaan ini sering muncul di benak para pekerja proyek. Seringkali target atau program yang ditetapkan tidak memperhatikan kondisi cuaca, padahal faktor ini sangat berpengaruh terhadap proyek yang sedang berjalan. Pekerjaan yang tergesa-gesa atau tidak tuntas tentu akan membuat bangunan menjadi kurang tahan lama dari yang seharusnya.

Proses pengecoran merupakan salah satu operasi yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca terutama hujan. Hujan yang turun selama proses pengecoran akan sangat mempengaruhi kualitas jalan beton.

Saat hujan, bahan beton atau agregat seperti semen, pasir dan batu rusak parah. Bahaya terbesarnya adalah semua bahan tersebut tidak dapat digabungkan atau bahkan dibekukan, sehingga kualitas semen akan menurun. Jika hujan sepanjang hari dan proyek konstruksi tidak memiliki peralatan finishing beton yang cukup, menjadi masalah besar.

Bisakah Pengecoran Dilakukan Saat Hujan ?

Ketika pemotretan seharusnya terjadi tetapi hujan turun, kami bertanya-tanya apakah pemotretan sebenarnya masih bisa dilakukan. Untuk menjawabnya, kita perlu melakukan uji laboratorium untuk mengetahui apakah tingkat kekuatan beton sudah mencukupi. Terutama untuk fasilitas umum seperti beton yang diaplikasikan pada jalan beton.

Secara teori, jika hujan tidak terlalu deras, proses pengeringan masih bisa dilakukan. Ini karena hujan ringan tidak membuat campuran beton terlalu encer. Namun, karena proyek pengecoran sudah kehabisan waktu, jika harus segera dilakukan, diperlukan pelindung hujan hingga beton benar-benar mengeras.

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, jika melakukan pengecoran saat hujan :

  1. Pastikan moulding atau wadah terpasang dalam cetakan dan bebas dari kotoran seperti kayu atau kotoran lainnya. Pastikan tidak ada lubang atau lubang pada formulir.
  2. Proses penuangan dilakukan secepat mungkin untuk menghindari material tercecer atau berserakan. Pastikan peralatan yang digunakan untuk moulding sudah siap dan cukup untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.
  3. Alangkah baiknya untuk melakukan Slum Test
  4. Tulangan beton dipasang sesuai rencana, dan pelat beton berada di tempat yang tepat. Pastikan juga tulangan beton bebas dari bahan organik dan kotoran.
  5. Pastikan alat-alat dalam proses pembuangan sudah siap dan memadai.
  6. Menjatuhkan harus dilakukan dari jarak jauh terlebih dahulu.
  7. Proses penuangan harus dilakukan terus menerus, tidak boleh berhenti.
  8. Proses perbaikan beton pasca-cetak tipikal paling baik dirancang dan diuji menggunakan beberapa teknik pengujian beton.

Temukan konsultasi konstruksi di halaman “Hubungi Kami“, serta berbagai referensi alat ukur konstruksi. Cv. Java Multi Mandiri adalah distributor alat ukur dan alat uji yang memiliki keahlian di bidang konstruksi dan pengembangan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *