Cara Menanam Buah Kakao Untuk Pemula 100% Sukses

Cara Menanam Buah Kakao Untuk Pemula 100% Sukses – Kakao merupakan tanaman yang menjadi bahan baku suatu produk yang banyak disukai orang, dan disebut dengan coklat. Rasa manis dan gurih ini membuat cokelat menjadi makanan favorit hampir di seluruh dunia. Tentunya cara menanam kakao juga sangat mudah.

Kakao adalah aplikasi dari tanaman, buah atau biji dari tanaman coklat, dan kakao adalah minuman yang terbuat dari susu bubuk coklat dan gula. Dinamakan Theobroma Cacao L dari bahasa Latin, ia berasal dari Amerika Serikat, lebih tepatnya Amerika Serikat. Kakao adalah pohon kakao tahunan (perennial) yang dapat tumbuh hingga ketinggian 10 meter.

Bagi anda yang belum mengetahui cara menanam kakao atau tanaman kakao. Kemudian, Anda berada di tempat yang tepat.

Karena kali ini kami akan menjelaskan cara menanam kakao atau kakao. Cara yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut.

Hal Penting Dalam Penanaman Tanaman Kakao

Ini adalah langkah pertama yang biasanya dilewatkan oleh para petani kakao. Tanaman kakao tumbuh subur di daerah dengan ketinggian 0-800 m dpl dengan suhu 30-32 derajat Celcius. Ini menerima sekitar 1300mm-2500mm curah hujan per tahun dan kemiringan kurang dari 40%. Juga kelembaban udara sekitar 35-45%.

Tanah yang paling cocok untuk tanaman kakao ini adalah tanah gembur, lempung berpasir, lempung liat dan pH 6-7,5. Agar anda bisa mengetahui tingkat ph tanah yang ingin anda tanami pohon kakao atau coklat, anda bisa menggunakan alat ukur ph tanah. Tanaman kakao juga sangat sensitif terhadap sinar matahari, sehingga Anda perlu memastikan adanya penghalang yang dapat mengurangi intensitas sinar matahari, seperti tanaman peneduh.

  1. Membuat Laham tanaman kakao

Langkah pertama dalam mempersiapkan lahan untuk budidaya kakao adalah memastikan tidak ada gulma atau gulma, karena hal ini dapat mengurangi optimal untuk pertumbuhan tanaman.  Selanjutnya buat lubang tanaman sesuai dengan yang diinginkan, ukuran lubang antar tanaman kurang lebih 60×60 cm, lalu isi kompos untuk pupuk dasar.

Seperti yang telah disebutkan di atas, sebelum menanam kakao, Anda perlu menanam tanaman yang aman, bukan?  Tanaman yang dapat mengurangi intensitas cahaya yang dapat langsung terkena mereka.  Anda dapat menggunakan sebagai tanaman pelindung yaitu Lamtoro, Gleroside dan Albacia.  Pastikan untuk menanam ini setahun sebelum Anda mulai menanam kakao.

  1. Pilih biji kakao atau cokelat terbaik

Ada dua metode untuk memperoleh biji kakao, yang pertama menggunakan metode genetik atau herbal.  Bibit yang disemai dengan cara perkecambahan digunakan kemudian ditanam di lapangan, yang kedua adalah cara vegetatif yaitu penyambungan dan penyambungan mata tunas.  Tidak semua bibit bisa menggunakan cara ini, untuk menggunakan cara vegetatif umur tanaman minimal 4-6 bulan.  Bibit mencapai tinggi sekitar 50 cm dengan diameter kurang lebih 8mm.

Banyak petani menggunakan cara pertama yaitu genset, karena dianggap lebih mudah. Ini adalah metode untuk mendapatkan benih secara Generatif.

  • Dapatkan buah matang dari induk yang sehat, pastikan buah ini memiliki produktivitas tinggi dan tidak terkena hama dan penyakit.
  • Gosok abu atau serbuk gergaji, bersihkan biji dari daging buah dan cuci dengan air mengalir.
  • Pastikan benih tidak memiliki warna atau bintik.
  • Selanjutnya benih yang telah direndam dimasukkan ke dalam karung goni, langkah ini benih berkecambah, biarkan benih selama 1-3 hari, selalu kontrol dan penyiraman.
  • Siapkan multibag kurang lebih 30x20cm dan isi dengan media tanam yaitu campuran tanah dan kompos kurang lebih 1:1, bisa ditambah pupuk kandang dan garam di polybag.
  • Tanam benih yang sudah berkecambah di polybag. Jangan lupa menyiram benih 1-2 kali sehari.
  • Pemberian pupuk 1 gram pada umur 1 bulan, 2 gram pada 2 gram selama 3 bulan, 3 gram dan seterusnya.
  • Setelah 5-6 bulan, pindahkan bibit ke tanah.

Bagaimana cara menanam kakao atau cokelat

Benih yang telah disiapkan kemudian ditanam di areal tanam yang telah disiapkan.  Ambil benih yang tumbuh dengan baik kemudian keluarkan kantong tanaman secara perlahan agar tidak merusak media tanaman.  Kemudian masukkan benih ke dalam lubang tanam yang sudah disiapkan lalu ditumpuk, waktu tanam yang paling baik adalah pada musim hujan.

Bagaimana cara memelihara kakao atau tanaman kakao ?

Inilah cara menggabungkannya untuk digunakan dengan tanaman kakao atau tanaman cokelat Anda. Untuk mengetahui cara perawatannya, Anda perlu mengetahuinya di bawah ini.

  1. Gulma kakao atau tanaman kakao

Penyiangan gulma atau jenis tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar tanaman kakao. Hal ini dikarenakan gulma atau tanaman pengganggu lainnya menangkap unsur hara yang ada sehingga tanaman kakao tidak tumbuh secara maksimal.

Penyiangan dapat dilakukan dengan cara mencabut, mencangkul atau penyemprotan herbisida, namun pastikan untuk mengetahui efek samping dari penggunaan herbisida.

  1. Menyulam pada tanaman kakao atau cokelat

Sulaman adalah penggantian tanaman yang mati atau kurang berkembang. Ganti 2 minggu sebelum tanam.

  1. Pupuk kakao atau tanaman kakao

Pemupukan dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan dengan rata-rata pupuk urea 370 kg/ha, SP-36 310 kg/ha dan KCl 420 kg/ha.

Berikan pupuk ini sesuai dosis umur.

  1. Usia 1 tahun 15 gram Urea, 15 gram SP-36 dan juga 10 gram KCl per tanaman.
  2. Untuk umur 2 tahun 22 g Urea, 20 g SP-36 dan 25 g KCl per tanaman.
  3. Pada umur 3 tahun 44 g urea, 41 g SP-36 dan 50 g KCl per tanaman.
  4. Urea 89 g, SP-36 g 83, dan KCl 100 g per tanaman untuk umur 4 tahun.
  5. Umur 5 tahun 150 g Urea, 100 g SP-36 dan 200 g KCl per tanaman.

Pangkas pada tanaman kakao atau kakao

Pemangkasan dapat dilakukan setelah tanaman berumur 1 tahun, atau tanaman dapat hidup normal tanpa tanaman pelindung. Pangkas cabang atau ranting tanaman yang tumbuh sangat padat.

Tujuan pemangkasan adalah untuk menjaga tanaman tetap seimbang dan kuat, serta untuk mengurangi risiko hama dan penyakit.

Cara Kakao Mengendalikan Hama dan Penyakit

Tanaman kakao adalah salah satu yang paling rentan terhadap hama dan penyakit, sehingga perawatan khusus harus dilakukan untuk merawat tanaman ini. Kalau ada tanaman yang sakit harus segera dibakar, kenapa?  Sebab, dikhawatirkan akan menular ke tanaman lain juga.

Kita juga harus menggunakan pestisida untuk mencegah penyakit, kita bisa menggunakan insektisida untuk hama seperti ulat, ulat, kutu dan ngengat dan fungisida untuk jamur.

Masa atau Waktu Panen Kakao

Baca Juga : Proses Mengelolah Biji Buah Kakao Pasca Panen

Ini adalah hal yang paling diinginkan, setelah 5-6 bulan tanaman berbunga bisa mendapatkan buah dari kakao.

Buah yang siap panen berwarna kuning atau merah.

Waktu penjemputan yang baik adalah pada pagi hari saat matahari tidak begitu terik.  Setelah itu, ambil biji dari buahnya dan jemur di bawah sinar matahari.

Saat cuaca cerah anda bisa menjemur selama 2 hari, menyortir biji kakao yang baik dan berkualitas setelah dijemur, lalu menjualnya ke pengepul biji.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *